Sebagian Hutan Hujan Amazon Dijual Secara Ilegal di Facebook

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Foto: Getty Images

-

AA

+

Sebagian Hutan Hujan Amazon Dijual Secara Ilegal di Facebook

International | Jakarta

Minggu, 28 Februari 2021 15:41 WIB


Beberapa bagian hutan hujan Amazon di Brazil dijual secara ilegal melalui Facebook.

Apa yang penting:

Dari laporan BBC Indonesia pada Minggu, 28 Februari 2021, beberapa bagian hutan hujan Amazon dijual secara ilegal di Facebook. Kawasan lindung itu meliputi hutan nasional dan lahan yang dilindungi untuk masyarakat adat.

Kisaran luas lahan:

Beberapa plot yang diiklankan melalui layanan iklan baris Facebook adalah seluas 1000 lapangan sepak bola.

Tanggapan Facebook:

“Kami siap untuk bekerja dengan otoritas lokal,” ungkap Facebook terkait iklan sebagian hutan hujan itu, namun mengindikasikan tidak akan mengambil tindakan independen untuk menghentikan perdagangan itu.

“Kebijakan perdagangan kami mengharuskan pembeli dan penjual untuk mematuhi hukum dan peraturan,” imbuh pihak Facebook.

Tanggapan komunitas adat:

Pemimpin salah satu komunitas adat yang terkena dampak mendesak Facebook untuk berbuat lebih banyak. Juru kampanye telah mengklaim pemerintah negara itu tidak mau menghentikan penjualan.

“Mereka yang menginvasi tanah merasa sangat berdaya sampai-sampai mereka tidak malu menggunakan Facebook untuk membuat kesepakatan tanah ilegal,” kata Ivaneide Bandeira, kepala LSM lingkungan Kanindé.

Dokumen penjualan:

Banyak penjual secara terbuka mengakui bahwa mereka tidak memiliki hak atas tanah, satu-satunya dokumen yang membuktikan kepemilikan tanah berdasarkan hukum Brasil. Kegiatan ilegal tersebut dipicu oleh industri peternakan sapi Brasil.

Lokasi munculnya iklan:

Banyak iklan datang dari Rondônia, negara bagian yang paling gundul di kawasan hutan hujan Brasil.

Deforestasi:

Deforestasi di Amazon Brasil mencapai titik tertinggi dalam 10 tahun dan Facebook telah menjadi situs yang dituju oleh banyak penjual.


0 Komentar