Dinominasikan Meraih Nobel Perdamaian, WHO Masih Dihujani Kritik

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Foto: Reuters

-

AA

+

Dinominasikan Meraih Nobel Perdamaian, WHO Masih Dihujani Kritik

International | Jakarta

Kamis, 11 Maret 2021 17:21 WIB


HALUAN.CO - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO tengah menjadi sorotan saat ini. Pasalnya sorotan itu mengacu pada bagaimana upaya WHO dalam menangani pandemi Covid-19 dan dinominasikannya WHO sebagai calon peraih nobel perdamaian.

Apa yang penting:

Ketika WHO dan pendukung inisiatif yakni Gavi, Aliansi Vaksin, dan Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI) telah dinominasikan untuk Hadiah Nobel Perdamaian, banyak pihak justru mempertanyakan kinerja WHO, bahkan melayangkan kritik keras.

Kritik terhadap WHO:

Dilansir dari CNBC Indonesia pada Kamis, 11 Maret 2021, WHO dinilai terlalu lambat dalam menangani penyebaran virus.

Sejak awal, WHO enggan untuk mengumumkan keadaan darurat kesehatan global, khususnya untuk menyebutkan kata “pandemi”.

Pada 31 Desember 2019, WHO telah mengetahui tentang wabah pneumonia misterius di Wuhan dan telah menyampaikan berulang kali bersikeras akan segera bertindak. Tetapi baru pada tanggal 30 Januari 2020,WHO baru menyatakan situasi itu sebagai darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional.

WHO dikecam karena membiarkan lebih dari satu tahun berlalu belum berhasil mengirim tim ahli internasional untuk menyelidiki asal-usul virus, dan diklaim mengizinkan China untuk menentukan parameter misi mereka.

Kritik juga ditujukkan ke WHO terkait pada rekomendasi yang tidak sesuai dan berubah-ubah, terutama tentang anjuran memakai masker agar terlindung dari penularan Covid-19.


0 Komentar