Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Buka Selama Ramadan, Ini Syaratnya

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Masjidil Haram, Mekkah saat menutup akses semasa pandemi Covid-19. (Foto: AFP)

-

AA

+

Masjidil Haram dan Masjid Nabawi Buka Selama Ramadan, Ini Syaratnya

International | Jakarta

Rabu, 31 Maret 2021 05:58 WIB


Jemaah umroh juga diizinkan untuk melakukan tawaf atau memutari Kakbah sebanyak 7 kali di lantai pertama sepanjang bulan Ramadan.

JAKARTA, HALUAN.CO - Kepala Presidensi Umum Urusan Dua Masjid Suci Sheikh Abdurahman Al Sudais memastikan Masjidil Haram dan Masjid Nabi akan dibuka selama bulan suci Ramadan.

Apa yang penting:

• Pelaksanaannya akan diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat, guna mencegah menyebaran virus korona.

Ketentuannya:

• Ada lima area sholat di dalam Masjidil Haram Mekkah, termasuk halaman Timur dan area jamaah berkebutuhan khusus.

• Jemaah umroh juga diizinkan untuk melakukan tawaf atau memutari Kakbah sebanyak 7 kali di lantai pertama sepanjang bulan Ramadan.


Kecaman Dunia atas Pembantaian di Myanmar

• Masjidil Haram juga akan menyiapkan botol air zam-zam bagi para pengunjung dan jamaah yang datang. Setiap harinya, akan ada 200 ribu botol air zam-zam yang disiapkan.

• Untuk pelaksanaan buka puasa, Masjidil Haram dan Masjid Nabawi tidak memperbolehkan adanya pembagian ada distribusi makanan. Melainkan, para jamaah diizinkan membawa air dan kurma untuk konsumsi pribadi.

• Tidak ada makanan yang diizinkan ada di dalam lingkungan atau halaman Masjidil Haram. Namun, disediakan makanan bagi pengunjung yang berbuka puasa dan dibagikan secara individual.

Apa katanya:

"Setelah pandemi lanjutan ini, saya mendesak pengunjung yang datang ke Dua Masjid Suci untuk mendapatkan vaksin Covid-19 guna memastikan keselamatan mereka dan para pengunjung serta jamaah yang lain," kata Al Sudais, seperti diberitakan Detik.com dari Arab News, pada Selasa (30/3/2021). (*)


0 Komentar