Australia Putus Kerja Sama Pertahanan dengan Myanmar

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Foto: Str / AFP / Getty Images

-

AA

+

Australia Putus Kerja Sama Pertahanan dengan Myanmar

International | Jakarta

Senin, 08 Maret 2021 16:53 WIB


HALUAN.CO - Australia menangguhkan kerja sama pertahanan dengan Myanmar sekaligus mengalihkan bantuan kemanusiaannya, dikarenakan kudeta militer masih berlangsung dan ditahannya seorang warga negara Australia oleh aparat Myanmar.

Apa yang penting:

Dilansir dari Deutsche Welle, pada Senin, 8 Maret 2021, Australia secara resmi telah menangguhkan program pelatihan pertahanan dengan Myanmar senilai 1,5 juta dolar Australia (Rp 16,5 miliar) selama lima tahun.

Bantuan kemanusiaan Australia juga dialihkan dari entitas terkait pemerintah Myanmar. Sebaliknya, bantuan itu akan diberikan langsung ke sejumlah pihak yang paling rentan dan miskin di Myanmar termasuk Rohingya dan etnis minoritas lainnya.

Penasihat kebijakan ekonomi Aung San Suu Kyi yakni Sean Turnell ditahan pada awal Februari lalu ditahan bersama dengan Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

Konteks:

Australia sebelumnya telah menjatuhkan sanksi termasuk embargo senjata dan sanksi yang menargetkan lima anggota angkatan bersenjata Myanmar. Payne menyebut sanksi ini akan terus ditinjau.

Tanggapan Menlu Australia:

Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne mengatakan bahwa diplomat dan kerabat hanya dapat menghubungi Turnell dua kali melalui telepon, sejak dia ditahan pada awal Februari lalu. Payne menggambarkan akses itu sebagai “dukungan konsuler yang sangat terbatas.”

“Kami tidak menerima kondisi dan alasan penahanannya. Kami berusaha kembali menerapkan demokrasi. Kami benar-benar mengupayakan dihentikannya tindak kekerasan bersenjata terhadap warga sipil yang melakukan protes secara damai. Semua yang kami lakukan, kami menuntut pembebasan Profesor Turnell,” urai Payne pada Deutsche Welle.

Australia akan memprioritaskan bantuan kemanusiaan kepada yang paling membutuhkan dan berusaha memastikan disalurkan melalui organisasi non-pemerintah, bukan dengan pemerintah atau entitas terkait pemerintah


0 Komentar