Aksi Prabowo Batalkan Kontrak Rp50 Triliun di Kemhan Disebut Heroik

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Menhan Prabowo Subianto. (FOTO: Antara).

-

AA

+

Aksi Prabowo Batalkan Kontrak Rp50 Triliun di Kemhan Disebut Heroik

Nasional | Jakarta

Senin, 20 Juli 2020 16:47 WIB


Prabowo menolak bertanda tangan dalam kontrak tersebut karena tidak ingin korupsi.

JAKARTA, HALUAN.CO - Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, Hashim Djokohadikusumo menyebut, Prabowo Subianto sebagai hero atas sikapnya di Kemhan.

Mengapa ini penting: Hashim menyebut Prabowo telah berani membatalkan kontrak senilai Rp50 triliun di Kemhan.

Konteks: Hal tersebut diungkap Hashim saat membahas masalah ekspor lobster, dikutip dari video Youtube, Senin (20/7/2020).

Apa katanya: "Kalau saya mau korupsi saya korupsinya di Kementerian Pertahanan. Kalau saya mau besar-besaran, ngapain saya di lobster. Saudara-saudara, saya mau buka saja ya, kakak saya low profile, tapi saya berbangga dengan prestasi Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan dalam dua bulan dia menteri, dia membatalkan kontrak-kontrak alutsista, kontrak-kontrak senjata, kontrak-kontrak di Kementerian Pertahanan senilai Rp50 triliun, US$3,4 miliar ia batalkan," kata Hashim.

Tak ingin terlibat korupsi: Hashim mengatakan bahwa Prabowo tidak ingin terlibat korupsi. Inilah yang menjadi alasan mengapa Prabowo menolak dan tidak ingin bertanda tangan.

Kemhan Jelaskan Temuan BPK Rp48 Miliar ke Rekening Pribadi

"Saya hitung-hitung kursnya waktu itu Rp50 triliun, Rp50 triliun dia tidak mau tanda tangani, ia batalkan uang itu dikembalikan ke Menteri Keuangan. Dia batalkan tidak mau, dia bilang ke saya, 'Saya tak mau terlibat korupsi, ini kontrak-kontrak korup saya tidak mau terlibat'. Saya kaget," demikian Hashim.

Penulis: Rina Atmasari


0 Komentar