Ada 15 Perwira Polisi di Komisaris BUMN, Sebagian Jabat Saat Masih Aktif

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi perwira polisi. (FOTO: Shutterstock)

-

AA

+

Ada 15 Perwira Polisi di Komisaris BUMN, Sebagian Jabat Saat Masih Aktif

Nasional | Jakarta

Minggu, 05 Juli 2020 07:48 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO – Sebanyak 30 kursi pejabat badan usaha milik negara (BUMN) dan pemerintah diisi oleh perwira polisi. Sebanyak 15 dari mereka menempati posisi komisaris di perusahaan pelat merah tersebut. 

Apa yang penting: Dilansir dari Tempo, Sabtu (4/7/2020), perwira polisi yang ada di BUMN menduduki jabatan penting di lembaga pemerintah tersebut.

Konteks: Mayoritas perwira tinggi yang memegang posisi komisaris sudah pensiun. Namun sebagian pula dari mereka mulai menduduki posisi komisaris saat masih aktif.

BUMN Ramai-ramai Tagih Utang ke Pemerintah, Nilainya Fantastis

Daftar perwira polisi di BUMN:

• Inspektut jenderal Burhanuddin Andi. Pensiun pada April 2017, namun sudah menjabat komisaris di PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) sejak 2016.

• Komisaris Jenderal Condro Kirono. Pensiun Desember 2019. Mulai memegang jabatan komisaris di PT Pertamina (Persero) sejak November 2019.

• Komisaris Jenderal Ari Dono Sumanto juga pensiun pada Desember 2019, namun mulai menjabat komisaris di PT Pindad (Persero) jauh sebelumnya, yakni sejak 27 November 2018.

• Inspektur Jenderal Deden Juhara. Pensiun pada Februari 2019 dan mendapatkan jabatan sebagai komisaris di PT PLN (Persero) pada bulan dan tahun yang sama.

• Komisaris Jenderal Ismerda Lebang, pensiun sejak 2006 dan menjabat di PT Garuda Indonesia sejak 12 September 2018. Namun, sudah mulai menjabat Komisaris Utama PT Timah (Persero) Tbk pada 2007-2008, dan 2008-2015.

• Inspektur Jenderal Acmad Syukrani. Juga telah pensiun sebagai perwira dan menjabat komisaris di PT Asuransi ABRI sejak 7 Mei 2019.

• Inspektur Jenderal Musyafak. Pensiun sejak 2017, mulai menjabat komisaris pada 18 Oktober 2018 di PT Huntama Karya (Persero).

• Brigadir Jenderal Zahirwan Marza. Status pensiun belum jelas, namun telah menjabat komisaris di PT Nindya karya (Persero) sejak 6 Agustus 2015.

• Inspektur Jenderal Achmad Hidayat juga telah pensiun dan memegang jabatan komisaris di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk sejak 24 April 2018.

• Inspektur Jenderal Nandang. Telah menjabat komisaris di PT ASDP Indonesia Ferry sejak 24 Mei 2019. Ia pensiunan perwira tahun 2018.

• Inspektur Jenderal Ngadindo. Pensiun sejak 2016 dan menjadi komisaris pada 10 Oktober 2016 di PT Kawasan berikat Nusantara (Persero).

• Jenderal Badroddin Haiti. Menjabat komisaris di PT Waskita Karya (Persero) sejak 25 November 2016. Ia sendiri baru pensiun dari perwira pada Agustus 2017.

• Komisaris Jenderal Bambang Sunarwibowo. Meski saat ini masih aktif sebagai perwira, namun Bambang tahun ini juga sekaligus sebagai komisaris di PT Aneka Tambang Tbk.

• Inspektur Jenderal Arman Depari. Sebagai komisaris di PT Pelindo I tahun ini, Arman juga masih aktif sebagai perwira.

• Inspektur Jenderal Carlo Brix Tewu, juga masih aktif sebagai perwira yang saat ini telah menjabat komisaris di PT Bukit Asam Tbk.

Penulis: Neni Isnaeni


0 Komentar