Bonus Dipotong, Driver Gojek Mengadu ke Dewan

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Pengemudik ojek online Gojek Demo di DPRD Pekanbaru (Foto: HMG)

-

AA

+

Bonus Dipotong, Driver Gojek Mengadu ke Dewan

Regional | Jakarta

Senin, 27 Juli 2020 17:33 WIB


Bonus yang mereka terima diturunkan dari Rp80 ribu menjadi Rp55 ribu.

PEKANBARU, HALUAN.CO - Ratusan pengemudi ojek online Gojek yang tergabung dalam Gerakan Gejolak Driver (Geger) Kota Pekanbaru menggelar demonstrasi dan mengadukan nasib mereka ke DPRD setempat, Senin (27/7/2020).

Mengapa mereka demo:

• Merasa merasa dizalimi dengan kebijakan pemotongan bonus oleh manajamen.

• Mendesak program Berkat yang mengharuskan driver mendapat 14 bintang dihapus.

Konteks: Awalnya bonus yang mereka terima Rp80 ribu dengan syarat mengumpulkan 20 poin. Kemudian, diturunkan menjadi Rp55 ribu dengan tetap mengumpulkan 20 poin.

Apa katanya: Ketua Umum Geger Kota Pekanbaru Supriadi menjelaskan, bonus yang mereka terima selama ini hasil pemotongan pajak 20 persen yang diambil manajemen.

Sehari, Lima Jenazah Dimakamkan dengan Protokol Covid-19 di Jember

“Jadi ini bukan bonus sebenarnya kalau kita artikan secara harfiah. Karena setiap orderan yang selesai akan dipotong 20 persen dari Gopay,” kata Supriadi dikutip haluanriau.co (Haluan Media Group).


0 Komentar