Nomor Punggung yang Dipensiunkan Klub Sepak Bola Indonesia

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Legenda Persija Jakarta, Bambang Pamungkas. (FOTO: Antara).

-

AA

+

Nomor Punggung yang Dipensiunkan Klub Sepak Bola Indonesia

Sport | Jakarta

Jumat, 31 Juli 2020 08:03 WIB


Dari Persebaya Surabaya hingga Persela Lamongan memilih memensiunkan salah satu nomor punggung mereka karena alasan yang sakral.

JAKARTA, HALUAN.CO - Memensiunkan nomor punggung bukanlah hal yang baru di dunia olahraga, terutama di sepak bola.

Apa yang penting:

• Memensiunkan nomor punggung adalah bentuk penghormatan bagi pemain, terutama bagi legenda tim tersebut.

• Ada juga nomor punggung yang dipensiunkan demi menghormati suporter.

Konteks: Dalam sejarah olahraga profesional, nomor punggung yang pertama dipensiunkan adalah milik Irvine Wallace Bailey, seorang pemain hoki es profesional asal Kanada yang harus pensiun dini menyusul cedera parah yang dialaminya ketika memperkuat Toronto Maple Leafs pada Desember 1933.

PSSI Belum Berencana Angkat Sekjen Definitif

Dilakukan klub top dunia:

• AC Milan memensiunkan nomor punggung 6 untuk menghormati legenda klub, Franco Baresi.

• Milan juga memensiunkan nomor punggung 3 guna mengenang legenda klub, Paolo Maldini.

• Napoli melakukan hal yang sama dengan nomor punggung 10 demi menghormati legenda mereka, Diego Maradona.

Persebaya Surabaya: Memensiunkan nomor punggung 19 demi mengenang Eri Irianto, pemain mereka yang meninggal dunia usai memperkuat Persebaya dalam pertandingan menghadapi PSIM Yogyakarta pada 3 April 2000.

Persis Solo: Memensiunkan nomor punggung 33 untuk mengenang pemain mereka asal Paraguay, Diego Mendieta yang menderita sakit dan meninggal di Indonesia pada 2012 silam.

Arema FC: Memensiunkan nomor punggung 47 untuk mengenang penjaga gawang senior mereka, Achmad Kurniawan yang meninggal 10 Januari 2017 lalu akibat komplikasi jantung, ginjal, dan gangguan pernapasan.

Persela Lamongan: Memensiunkan nomor punggung 1 untuk menghormati kiper mereka, Choirul Huda yang meninggal dunia usai bertabrakan dengan rekannya sendiri, Ramon Rodrigues pada laga kompetisi Liga 1 2017 antara Persela melawan Semen Padang, 15 Oktober 2017.

Persija Jakarta:

• Memensiunkan nomor punggung 20 untuk menghormati jasa legenda hidup mereka, Bambang Pamungkas.

• Persija juga menamai salah satu kelas di akademi mereka dengan nama kelas Bepe 20.

• Nomor punggung lainnya yang dipensiunkan Persija adalah nomor 12 sebagai bentuk penghormatan kepada para pemain atau legenda. Nomor punggung tersebut kemudian diserahkan kepada suporter mereka, Jakmania.

Penulis: Rizal


0 Komentar