Bukan Madinah, Ternyata di Aceh Juga Punya Medan Magnet Tarik Mobil Sampai 40 Km
Peneliti TDMRC dan dosen Fisika FMiPA Unsyiah melakukan penelitian terkait temuan medan magnet di Aceh Besar. (Foto: Serambinews)

ACEH BESAR, HALUAN.CO - Sejumlah lokasi di Jalan lintas Blangbintang (Bukit Radar), Aceh Besar tembus ke Simpang Ie Suum, Krueng Raya, Aceh Besar, dihebohkan oleh mobil yang bisa mundur denga mesin dimatikan. Fenomena alam ini juga mempengaruhi sinyal Handphone.

Ternyata, di tanjakan jalan lintas itu terdapat mengandung daya medan magnet. Ketika sebuah mobil saat mesinnya dimatikan, bisa ditarik di atas tanjakan itu hingga kecepatan 40 kilometer per jam.

Bagi mereka yang ingin mengabadikan melalui pelbagai media sosial, baik facebook, instagram serta WhatsApp, dilokasi, justru mengalami kendala. Karena, sinyal internet tidak dapat digunakan.

Sebab itu, momen langkah ini hanya bisa diabadikan melalui video offline dan beberapa dokumentasi foto.

Sebelumnya, Aipda Pariadi, sosok pertama mengungkap temuan tersebut di kawasan bukit radar, mengaku masih bisa melakukan live streaming dengan lancar di laman facebook-nya. Bahkan, Ia beberapa kali ke lokasi, bersama rekan-rekannya untuk uji coba menggunakan sepeda motor serta kembali lagi bersama keluarganya. Dengan tujuan mengabadikan video langsung momen langkah itu.

"Tapi, saat ini saya juga merasakan hal yang sama. Koneksi internet sangat bermasalah, bahkan hilang timbul," kata Pariadi, dilansir dari Serambinews, Minggu (5/1/2020).

Dalam sebuah video yang diterima redaksi Haluan.co, ada warga yang membagikan fenomena alam tersebut. Kemungkinan video itu dalam rangka uji coba.

Pada video tersebut, beberapa mobil dengan kondisi mesin dimatikan berselanjar mundur dengan cepat, bahkan sampai kecepatan 40 Kilometer. Rencannya, Pemerintah Daerah Aceh Besar akan mendatangkan ahli Geofisikan untuk meneliti fenomena tersebut.

Fenomena medan magnet selama ini dikenal hanya di Arab Saudi, yang dijadikan tempat wisata di Tanah Suci. Dimana, penduduk Saudi mengenal daerah tersebut sebagai "Manthiqah Baidha" yang berarti daerah putih.

"Ini bukti bahwa di Aceh Besar ada medan magnet yang bisa menarik mobil dengan sendirinya. Mudah-mudahn tempat ini akan kita publikasikan, kita eksplor bahwa ini memang tempat yang memiliki sebuah keanehan yang luar biasa. Jadi, kalau kita di Mekkah kita melihat ada medan magnet di Madinah. Ini juga di Aceh Besar di pegunungan Blang Bintang memiliki sebuah tempat yang bisa menarik mobil dalam keadaan mati, malah kecepatannya bisa 40 Kiometer perjam," ujar orang dalam video tersebut.

"Ini adalah hal yang luar biasa sekali. Muda-mudahan tempat ini akan kita buka untuk umum, akan kita eksplor kita jadikan tempat sebuah wisata. Inysa Allah mudah-mudahan tempat ini akan banyak dikunjung orang untuk melihat kebenarannya. Insya Allah, Pemda Aceh Besar akan mendatangkan para ahli dari Bandung, ahli Geofisika untuk melihat sumber magnetnya," tukasnya.