Diperiksa BPK, Menag Ingatkan Jajarannya Jangan Coba Main-main dengan Proyek
Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: Dok. Kemenag)

JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak main-main dalam penyajian laporan keuangan. 

Fachrul menegaskan, kata "jangan coba main-main" adalah sikap yang harus dipegang teguh dalam pemeriksaan keuangan.

"Ada kata yang saya suka sekali mendengarnya: jangan coba main-main. Saya kira itu sikap kita bersama," kata Fachrul dalam acara Entry Meeting Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahun 2019 pada Kemenag dan Badan Pemeriksa Keuangan Haji (BPKH), Jakarta, Senin, (20/1/2020). Hadir Anggota V BPK RI Bahrullah Akbar, Auditor Utama Keuangan Negara V Novian Herodwijanto beserta seluruh jajaran BPK RI.

Kemenag Pastikan Bakal Cabut Moratorium Izin Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah

Mantan Wakil Panglima TNI itu juga mengingatkan siapa saja yang terlibat dalam pengerjaan proyek yang ada di Kemenag untuk tidak main-main. Penentuan pemenang lelang adalah karena mekanisme dan panitia menganggap yang terbaik.

"(Penentuan pemenang lelang) Bukan karena jasa Menag, bukan pula karena Wamen, bukan karena Sekjen atau Irjen, dan bukan jasa semua orang yang ada di sini. Oleh sebab itu, anda tidak hutang budi, apalagi uang satu sen pun kepada kami,” tegasnya.

"Anda hanya hutang kepada bangsa dan negara ini. Kalau anda menyimpang dari itu, anda akan kami laporkan, dan anda akan kami minta dihukum seberat-beratnya,” lanjutnya.

Fachrul mengaku sudah menginstruksikan seluruh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) untuk bersinergi dengan BPK demi kelancaran pemeriksaan Laporan Keuangan Kementerian Agama (LKKA) tahun 2019.

"Kami semua percaya bahwa hasil pemeriksaan BPK ini akan menjadi masukan bagi kami untuk perbaikan kementerian agama dimasa datang,” tandasnya.

Diketahui, BPK akan melakukan pemeriksaan pada Kementerian Agama tujuh puluh hari terhitung dari Senin, 20 Januari 2020. Ini merupakan kegiatan pemeriksaan rutin yang bertujuan memberikan opini laporan keuangan.