DPR Sarankan Anggaran UN Dialihkan untuk Pencegahan Corona
Ilustrasi virus corona. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, HALUAN.CO - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Komisi X DPR RI menggelar rapat bersama melalui video conference pada Senin (23/3/2020) malam. Rapat tersebut menyepakati Ujian Nasional (UN) 2020 mulai dari tingkat SD hingga SMA ditiadakan.

Anggota Komisi X DPR Rojih meminta Menteri Nadiem memperpanjang masa belajar di rumah, hingga batas waktu penanganan bencana corona yang ditetapkan oleh satuan gugus tugas yaitu hingga tanggal 29 Mei.

"Perpanjangan masa belajar di rumah itu perlu diiringi dengan peniadakan Ujian Nasional (UN) di semua tingkatan dan menggantinya dengan ujian lain yang memungkinkan," kata Rojih dalam keterangannya, Selasa (24/3/2020).

Rojih juga meminta Kemendikbud memaksimal anggaran yang dimiliki.

Bila perlu, kata dia, anggaran yang selama ini digunakan untuk UN disalurkan membantu pencegahan corona.

"Hendaknya dialihkan untuk membantu pencegahan penularan virus Covid-19," sarannya.

Sesuai jadwal harusnya UN SMA/MA akan dilaksankan pekan depan tanggal 30 Maret-2 April 2020, sedangkan SMP/Mts mulai tanggal 20 April-23 April.

PPP Usul Gaji Anggota DPR Dipotong untuk Penanganan Corona

Namun, pada hari-hari itu persebaran Corona di Indonesia masih tinggi, sehingga ada risiko jika peserta didik di tingkat menengah dan atas dipaksakan mengikuti UN.