Jiwasraya Sekarat, DPR Minta Rini Soemarno Bertanggung Jawab
Mantan Menteri BUMN Rini Soemarno. (Foto: Katadata)

JAKARTA, HALUAN.CO - Anggota Komisi VI DPR Darmadi Durianto meminta mantan Menteri BUMN Rini Soemarno bisa memberi penjelasan seutuhnya terkait persoalan yang dihadapi PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

"Rini harus memberikan klarifikasi dan penjelasan utuh ke publik karena itu bagian dari fungsi pengawasan yang dilakukan menteri. Mustahil Rini enggak tahu kondisi Jiwasraya saat itu. Rini diduga seperti membiarkan dan patut diduga juga tidak melakukan tindakan penyelematan yang maksimal," kata Darmadi di Jakarta, Rabu (25/12/2019).

Selain itu, Darmadi juga meminta agar aparat penegak hukum bekerja ekstra dengan memanggil semua pihak yang bertanggung jawab dan diduga terlibat dalam perkara Jiwasraya tersebut.

"Kita meminta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, progresif dan komprehensif dalam menyelesaikan kasus ini. Bila perlu Rini harus dimintain keterangannya agar kasus Jiwasraya menjadi terang benderang," tegasnya.

Darmadi menjelaskan, persoalan yang terjadi di Jiwasraya ini, DPR sudah berkali-kali memanggil Jiwasraya dan sudah diingatkan akan resiko kebangkrutan. Namun, sesal Darmadi, sepertinya ada dugaan pembiaran yang dilakukan oleh menteri BUMN sebelumnya.

"Fraksi PDIP, khususnya dalam persoalan ini akan terus menyuarakan agar kasus ini cepat diselesaikan secara hukum mengingat begitu banyak masyarakat yang menderita akibat kasus Jiwasraya ini. Panyelesaian secara hukum agar cepat dituntaskan. Karena kasus Jiwasraya sudah sangat sistemik," tukas Darmadi.

Andi Arief Sebut Kasus Jiwasrayagate Seperti Maling Kelas Kampung

Untuk diketahui, perusahaan asuransi pelat merah yakni Jiwasraya saat ini tengah dalam kondisi yang sangat memprihatikan. Perusahaan asuransi milik BUMN ini dinyatakan tidak mampu membayar klaim kepada para nasabahnya. Kerugian yang mesti ditanggung para nasabahnya ditaksir hingga angka Rp12,4 triliun.


0 Komentar