Kekurangan Tim Medis, Gubernur New York Teriak Minta Tolong!

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Gubernur New York Andrew M Cuomo. (Foto: Istimewa)

NEW YORK, HALUAN.CO - Gubernur New York Andrew M Cuomo memohon meminta bantuan kepada para sukarelawan tim medis untuk datang menangani pasien virus corona (Covid-19) di kotanya. Sebab, jumlah korban tewas di New York terus meningkat lebih dari 250 orang dalam sehari dengan total lebih dari 1.200.

"Tolong, bantu kami di New York sekarang," kata Andrew Cuomo dilansir dari AP, Selasa (31/3/2020).

Cuomo meminta tambahan 1 juta tim medis untuk mengatasi pencegahan corona di New York. Karena, corona ini sudah meregut lebih dari 1000 nyawa warga New York.

Tak hanya New York, di California, para pejabatnya juga menyerukan hal serupa meminta bantuan sukarelawan medis. Karena, pasien rawat inap corona terus bertambah dua kali lipat selama empat hari terakhir. Kemudian, jumlah pasien dalam perawatan intensif juga meningkat tiga kali lipat.

"Masa-masa yang menantang ada di depan selama 30 hari ke depan, dan ini adalah 30 hari yang sangat krusial," kata Presiden AS Donald Trump.

"Semakin kita kompak mendedikasikan diri kita hari ini, semakin cepat kita akan melewati krisis ini."

Sementara itu, di Eropa, baik Italia dan Spanyol juga sangat terpukul menyaksikan angka kematian akibat infeksi corona terus meningkat lebih dari 800 orang. Namun kabar baiknya, menurut kepala darurat Badan Kesehatan Dunia Dr. Michael Ryan, kasus-kasus di Italia dan Spanyol berpotensi akan segera stabil.

Ryan memperingatkan agar tidak melakukan tindakan pengamanan yang keras kepada masyarakat.

"Kita sekarang harus menekan penyebaran virus, tapi itu tentu tidak akan berakhir dengan sendirinya,” kata Ryan.

Angka Kematian Covid-19 Amerika Serikat Bisa Capai 200.000 dan Jutaan Kasus Infeksi

Menurut laporan Universitas Johns Hopkins, debih dari tiga perempat juta orang di seluruh dunia telah terinfeksi corona. Dan lebih dari 37.000 orang telah meninggal dunia.

AS melaporkan lebih dari 160.000 infeksi dan lebih dari 3.000 kematian. Kota New York menjadi titik merah di AS. New Orleans, Detroit dan kota-kota lain juga memiliki kelompok yang mengkhawatirkan.


0 Komentar