Korban Corona di AS Bergelimpangan, Trump dengan Bangga Donasikan Ventilator ke Jokowi
Ilustrasi alat pelindung diri. (Foto: AP)

JAKARTA, HALUAN.CO - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkap dirinya baru melakukan perbincangan dengan Presiden RI Joko Widodo. Trump menyebut jika Jokowi meminta bantuan berupa alat bantu pernapasan atau ventilator kepadanya.

Mengapa ini penting: Ventilator ini memang amat dibutuhkan Indonesia untuk penanganan pasien COVID-19. Ketersediaan alat bantu pernapasan mulai tak memadai saat jumlah pasien semakin banyak.

Konteks:

• Selain Indonesia, Trump juga akan membantu persediaan ventilator kepada El Salvador, Honduras, dan Ekuador.

• Banyak warga AS yang menolak rencana Trump memberi ventilator ke beberapa negara. Karena di AS sendiri masih membutuhkan.

• Tercatat, per Jumat (24/4/2020), angka kematian di AS lebih dari 3.000 dalam 24 jam terakhir dan angka kematian total lebih dari 870.000. Angka kematian itu diprediksi terus bertambah dan akan melampui korban perang Vietnam.

Apa kata Trump: "Baru saja berbicara dengan seorang teman, Presiden RI Joko Widodo. Ia meminta ventilator yang tentu akan kami berikan. Kerja sama yang hebat di antara kami," kicau Trump dalam akun twitter-nya @realDonaldTrump.

Isi pembicaraan Jokowi-Trump:

• Dalam siaparan pers resmi Istana, Jokowi menyampaikan apresiasinya atas kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah AS dalam upaya penanganan COVID-19.

• Kedua kepala negara bertukar pikiran mengenai penanganan COVID-19.

• Jokowi-Trump juga bertukar pikiran mengenai upaya untuk mengatasi kekurangan alat kesehatan dan alat perlindungan bagi tenaga medis, seperti ventilator, APD dan masker.

• Mengenai ventilator, Trump menjelaskan mengenai upaya pembuatan ventilator di negaranya dan menyampaikan akan mengirim ke Indonesia apabila sudah siap.

• Kerja sama ini akan ditindaklanjuti oleh tim masing-masing negara.

• Jokowi dan Trump juga sepakat untuk memperkuat kemitraan di bidang perdagangan dan ekonomi setelah masa pemulihan ekonomi setelah COVID-19.

Corona dan Trump si Tukang Pilah-Pilih Kasih

Trump diminta fokus tangani warga AS:

• Salah seorang netizen, Christopher Zullo, menyindir Trump bahwa ia bisa mengirimkan ventilator ke luar negeri, namun sangat disayangkan jika di dalam negara sendiri masih kekurangan, termasuk APD.

• Ada juga warga AS yang mengkritik Trump. Ia mengaku tidak peduli kalau Trump mengirim ventilaor bahkan ke planet Mars sekalipun. Karena, Trump bukan orang yang berazas kemanusiaan, dimana membiarkan 50.000 orang meninggal dan dia kemudian meminta orang untuk minum disinfektan.

Jumlah ventilator AS: Dilansir dari BBC, AS saat ini memiliki antara 160-000 sampai 200.000 ventilator namun sekitar satu juta pasien diperkirakan memerlukan alat ini.


0 Komentar