Korea Selatan Ubah Pusat Sepak Bola Jadi Klinik Perawatan Pasien Corona

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Pusat sepak bola di Korsel diubah jadi klinik corona. (Foto: Dok. AFC)

SEOUL, HALUAN.CO - Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) mengubah pusat sepak bola nasional di Kota Paju, Gyeonggi, menjadi klinik perawatan pasien penyakit virus corona (Covid-19). 

Dikutip dari laman resmi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), mulai hari ini Rabu (25/3/2020), tempat tersebut sudah aktif melayani pasien corona.

Presiden KFA Chung Mong-Gyu berharap, klinik itu bisa menambal kekurangan fasilitas kesehatan di Korsel di tengah merebaknya corona.

"Keputusan itu diambil setelah kami mempertimbangkan apa yang bisa KFA lakukan untuk berkontribusi selama krisis nasional tersebut,” kata Chung.

Tak Lupa Kampung Halaman, Guardiola Sumbang Rp17 Miliar untuk Alat Kesehatan

"Kami berharap tempat di Paju bisa menyediakan lingkungan yang baik untuk pasien Covid-19 dan mereka dapat pulih lebih cepat dalam suasana yang nyaman,” sambungnya.

Pusat sepak bola nasional di Paju, rencananya dialihfungsikan menjadi klinik pasien corona selama satu sampai dua bulan ke depan.

Kemudian, tempat tersebut akan dikarantina selama satu hingga dua pekan untuk pembersihan sebelum kembali ke fungsi semula.

Berdasarkan data Universitas John Hopkins, Amerika Serikat, ada 9.037 pasien positif corona di Korea Selatan. Jumlah tersebut menjadi terbanyak ketiga di Asia setelah China dan Iran.

Namun, Korea Selatan dapat memulihkan 3.507 pasien dan menekan laju tingkat yang meninggal dunia.

Sampai saat ini, 120 orang diyantakan meninggal dunia dari sekitar 9.000 pasien positif virus corona.


0 Komentar