Kritik Jokowi, Demokrat Sebut Darurat Sipil Itu Opsi Pragmatis

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon. (Foto: Istimewa)

-

AA

+

Kritik Jokowi, Demokrat Sebut Darurat Sipil Itu Opsi Pragmatis

News | Jakarta

Selasa, 31 Maret 2020 10:29 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengkritik rencana Presiden Jokowi yang akan menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) disertai darurat sipil. 

Menurut Jansen, kebijakan tersebut tidak berpihak kepada rakyat dan sama saja pemerintah seoalah tak mempunyai kewajiban untuk memenuhi kebutuhan hidup rakyat.

"Pilihan darurat sipil ini adalah pilihan yang sangat pragmatis dan power oriented," kata Jansen kepada wartawan, Selasa (31/3/2020).

Rencanakan Darurat Sipil Cegah Corona, KAMMI Sebut Jokowi Ngawur!

Keputusan untuk menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar diungkapkan Presiden Jokowi ketika memimpin Rapat Terbatas Laporan Gugus Tugas Covid-19, Senin (30/3/20) kemarin.

"Saya minta kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar physical distancing dilakukan dengan lebih tegas lebih disiplin dan lebih efektif lagi. Tadi sudah saya sampaikan, perlu didampingi adanya kebijakan darurat sipil," kata Presiden.

Jansen menilai, semestinya presiden dapat mengoptimalkan ketentuan yang ada dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Dalam UU tersebut tertuang hak dan kewajiban yang didapatkan oleh masyarakat.

"Kenapa pemerintah tidak mengacu pada perangkat hukum yang tersedia ini saja? Apalagi ini UU dibuat dimasa pak Jokowi," tuturnya.

Jansen menegaskan bahwa UU Nomor 6 Tahun 2018 ini juga sudah mengatur hal darurat, sekaligus mengandung unsur memaksa kepada publik dengan tetap memperhatikan kepentingan dan kebutuhan dasar masyarakat di tengah pandemi corona.

"Ini soal orientasi dan tujuan kita bernegara yaitu melindungi nyawa rakyat sekaligus membantu masyarakat tetap bisa menjalani kehidupan dalam batas-batas yang minimum," tukasnya.


0 Komentar