Menarik! Jadi Ini Alasan Kenapa Saat Ciuman Rata-rata Memiringkan Kepala
Ilustrasi bibir. (Foto: Tribunnews)

JAKARTA, HALUAN.CO - Kemungkinan Anda pernah melihat atau bahkan Anda dan pasangan melakukan ciuman dengan memiringkan kepala ke satu sisi, baik ke kiri atau kanan.

Dilansir dari Times of India, sebuah peneliti dari University of Dhaka, Bangladesh menganalisis tentang alasan orang berciuman dengan memiringkan kepala ke satu sisi. Sebelumnya, mereka juga meneliti tentang ciuman di negara-negara Barat.

Para peneliti mempelajari gaya ciuman dari 48 pasangan yang sudah menikah di Bangladesh. Pemilihan ini juga dilakukan dengan alasan.

Berbeda dengan di negara-negara Barat yang cenderung meniru apa yang orang lihat dalam budaya pop, di Bangladesh, berciuman adalah sebuah hal pribadi. Adegan ciuman seperti di film disensor. Sehingga, orang yang melakukan ciuman cenderung melakukannya secara biologis.

Studi itu menyimpulkan, bahwa 15 persen laki-laki biasanya yang memulai ciuman. Selain itu, pasangan cenderung lebih menyukai memiringkan kepala ke arah kanan.

Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa penggunaan tangan kiri atau kanan juga menentukan inisiator ciuman memiringkan kepalanya. Sehingga, apabila Anda tidak kidal, kemungkinan besar Anda akan miring ke sebelah kanan.

Kabar baiknya, penerima ciuman cenderung menyesuaikan arah agar lebih nyaman.

"Memiringkan kepala adalah salah satu bias paling awal yang terlihat dalam perkembangan. Bahkan di dalam rahim, preferensi untuk memiringkan kepala ke kanan dapati diamati ," kata Peneliti dari Departemen Psikologi Univesity of Dhaka, Dr. Rezaul Karim.

Rezaul Karim juga mengungkapkan bahwa otak kita membagi tugas antara belahan otak kiri dan kanan ditambah kadar hormon yang tidak terdistribusi seperti testosteron. Hal inilah yang menyebabkan mengapa seseorang memiringkan kepala ke satu arah saat berciuman.

"Apakah bias fundamental ini adalah bawaan dan meluas hingga dewasa, adalah pertanyaan yang lama untuk ilmu saraf dan psikologi,” kata dia.