Pemprov DKI Belum Tegas Tindak Pengamen Ondel-ondel

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi pengamen Ondel-ondel. (Foto: Radarpena)

-

AA

+

Pemprov DKI Belum Tegas Tindak Pengamen Ondel-ondel

Megapolitan | Jakarta

Jumat, 14 Februari 2020 12:40 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Dinas Kebudayaan DKI Jakarta bersama Satuan Polisi Pamong Praja (PP) serta berbagai Organisasi Kemasyarakatan Betawi telah membahas larangan pengamen Ondel-Ondel. Larangan itu nanti akan dituangkan Pemprov lewat revisi Peraturan Daerah (Perda) nomor 4 tahun 2015 tentang Pelestarian Budaya Betawi.

"Kalau kita temukan ada Ondel-Ondel yang digunakan sebagai sarana mengamen, bahkan mengarah, terkesan jadi pengemis gitu ya, dan sudah mengganggu ketertiban Umum, maka akan kita sampaikan mereka, kita arahkan untuk tidak menggunakan itu sebagai alat untuk mengamen," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DKI Arifin saat dikonfirmasi Jumat (14/2/2020).

Komisi E DPRD DKI, sebelumnya, sudah mewacanakan sanksi tegas terhadap pengamen Ondel-Ondel setelah revisi Perda Pelestarian Budaya Betawi kembali diundangkan.

Tak tanggung-tanggung, ancaman kurungan penjara merupakan risiko paling berat bagi para pengamen Ondel-Ondel yang tertangkap aparat.

Terkait hal itu, Arifin mengaku sejauh ini pihaknya belum punya sanksi sekeras itu. Pihaknya lebih mengutamakan pendekatan edukasi kepada para pengamen Ondel-Ondel ini.

"Kita belum mengarah ke sana. Kita mau tingkatkan edukasi,” terangnya.

Lebih jauh, Arifin mengatakan, dalam pertemuan yang dilakukan dengan Dinas Kebudayaan beserta ormas Betawi mereka sepakat bahwa pengamen yang menggunakan Ondel-Ondel adalah tindakan yang melecehkan Budaya Betawi.

Asyiknya Menjajal Wisata Kesenian di Taman Ismail Marzuki

"Kita tidak ingin menginginkan Ondel-Ondel yang merupakan ikon Betawi itu direndahkan, dalam bentuk kegiatan mengamen. Kita ingin memuliakan Budaya Betawi dengan tempat-tempat yang disiapkan oleh dinas Kebudayaan," tukasnya.


0 Komentar