Tegal Disetujui PSBB, Tapi Pemberlakuannya Baru pada 23 April Mendatang

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Kota Tegal sudah memberlakukan isolasi wilayah (local lockdown) sebelum disetujui penerapan PSBB (Foto: Tempo)

-

AA

+

Tegal Disetujui PSBB, Tapi Pemberlakuannya Baru pada 23 April Mendatang

Regional | Jakarta

Sabtu, 18 April 2020 12:16 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto menyetujui penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Tegal yang diajukan Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo pada Jumat (17/4/2020). Namun, pemberlakuan PSBB Tegal baru akan efektif pada Kamis (23/4/2020) menunggu kesiapan daerah tersebut. 

Mengapa ini penting: Sebelum disetujui pemberlakuan PSBB, Kota Tegal sudah melaksanakan karantina wilayah secara terbatas atau lokal. Sejumlah jalan atau akses keluar masuk ditutup, kecuali jalan provinsi untuk arus diistribusi logistik kebutuhan bahan pokok dan alat-alat kesehatan.

Konteks: Ada peningkatan jumlah kasus terkorfirmasi positif COVID-19 di Kota Tegal. Tegal menjadi zona merah penyebaran pandemi Corona, karena adanya arus mudik dari Jabodetabek yang pulang ke Tegal maupun sekedar melewati wilayah tersebut.

Apa katanya: "Saya dapat informasi surat dari Kemenkes yang mengizinkan Kota Tegal untuk bisa PSBB," kata Ganjar kepada wartawan di kantornya, Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (17/4/2020).

Apa yang dilakukan:

  • Selaku Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta Walikota Tegal untuk memberikan laporan persiapan logistik, keamanannya, transportasi, ekonomi dan keamanan.
  • Kemenkes juga meminta Pemkot Tegal untuk melengkapi data-data usulan Tegal 'lockdown' yang sempat ramai.
  • Jika PSBB Tegal berhasil akan menjadi contoh bagi pengusulan PSBB di wilayah Jateng lainnya.

Ada peningkatan kasus: Keputusan menyetujui PSBB di Tegal karena ada peningkatan kasus dan penyebaran virus yang siginifikan.

Keputusan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan tersebut bernomor HK.O1.07/Menkes/258/2O2O yang ditandatangani pada Jumat, 17 April 2020, oleh Menteri Terawan Agus Putranto.

Hasil hajian epidemiologi dan pertimbangan kesiapan daerah wilayah-wilayah tersebut dalam aspek sosial, ekonomi, serta aspek lainnya menilai perlu dilaksanakan PSBB.

“PSBB di Tegal perlu diterapkan mengingat peningkatan kasus dan penyebaran virus meningkat signifikan,” ucap Terawan dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 17 April 2020.

Perkembangan kasus corona di Kabupaten Tegal hingga Jumat 17 April 2020 menurut situs https://covid19.tegalkab.go.id/ tercatat Orang dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 749 orang dengan rincian 648 selesai dan 62 dalam pantauan.

Pasien dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 88 orang, dengan rincian sembuh 68 orang, dirawat 18 orang, dan meninggal 2 orang.

Kasus terkonfirmasi positif sebanyak 8 orang, dengan rincian 7 dirawat, 1 meninggal.

Menkes Setujui PSBB di Sumbar

Pemberlakuan dua tahap: Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengemukakan, berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) akan dimulai pada 23 April 2020 hingga 23 Mei 2020.

"PSBB di Kota Tegal akan dilakukan dalam dua tahap mulai 23 April sampai 23 Mei. Satu tahap 14 hari berikut satu hari persiapan menjadi 15 hari. Nantinya dua tahap jadi selama 30 hari," terang Dedy, Jumat (17/4/2020). Tengah

  • Seluruh akses Kota Tegal akan kembali ditutup sebanyak 49 titik termasuk perbatasan.
  • Hanya akan ada satu akses masuk menuju Kota Tegal di Jalan Proklamasi seperti saat 'local lockdown;.

Daerah yang terapkan PSBB: Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat diberlakukan di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan Kota Depok.

Provinsi Banten diberlakukan di Kota Tangerang Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan, Provinsi Riau diberlakukan di Kota Pekanbaru.

Provinsi Sulawesi Selatan diberlakukan di Kota Makassar, Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jawa Tengah diberlakukan di Kota Tegal.


0 Komentar