Teten Siapkan Delapan Jurus Selamatkan UMKM dari Dampak Corona, Apa Saja?
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. (Foto: Dok. Kemenkop)

JAKARTA, HALUAN.CO - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan delapan program khusus bagi pelaku koperasi dan UMKM sebagai upaya meredam dampak penyebaran virus corona (Covid-19) terhadap ekonomi di tanah air. 

Mengapa Ini Penting:

  • Koperasi dan UMKM merupakan salah satu sektor yang paling tertekan akibat wabah Covid-19.
  • Presiden Jokowi akan memberi stimulus ekonomi hingga Rp2 triliun kepada sekitar 54 juta pelaku UMKM.

Konteks:

  • Saat krisis moneter 1998, UMKM menjadi penyangga ekonomi nasional.
  • Masa krisis keuangan global 2008, UMKM juga tetap kuat menopang perekonomian nasional.
  • Masa sekarang, UMKM dianggap kesulitan menahan dampak yang timbul akibat Covid-19, karena jenis usaha ini sangat bergantung pada perputaran uang hasil penjualan barang dagangan.

Apa Saja Programnya:

  • Pertama, program pengajuan stimulus daya beli produk UMKM dan koperasi yang disetujui Presiden angkanya sekitar Rp2 triliun.
  • Kedua, program mendukung dan mengefektifkan 'social distancing', tapi dalam waktu bersamaan warung-warung harus bisa berjalan dengan baik usahanya. Kemenkop punya program belanja di warung tetangga bekerjasama dengan 9 BUMN Klaster Pangan dan kelompok masyarakat untuk mendorong gerakan sosial. Dan jualannya bisa secara online.
  • Ketiga, program restrukturisasi dan subsidi suku bunga kredit usaha mikro yang sampai saat ini masih dibahas dengan Kementerian Keuangan.
  • Keempat, program restrukturisasi kredit yang khusus bagi koperasi melalui LPDB-KUMKM.
Saran Sandi ke Pelaku UMKM: Kencangkan Ikat Pinggang!
  • Kelima, penyediaan masker untuk tenaga medis maupun masyarakat umum. Antara lain dengan mendorong gerakan penggunaan masker kain buat siapa saja yang terpaksa harus beraktivitas keluar rumah dan mengajak UMKM di berbagai daerah untuk memproduksi.
  • Keenam, program memasukkan sektor mikro yang jumlahnya cukup banyak dan paling rentan terdampak Covid-19 dalam klaster penerima kartu pra kerja untuk pekerja harian.
  • Ketujuh, program bantuan langsung tunai, tapi budgetnya sedang disusun oleh Kemenkeu.
  • Kedelapan, Kemenkop dan UKM mengusulkan penghitungan pajak penghasilan (PPh) 21, pajak penghasilan impor, PPh 25, restitusi pertambahan nilai, bisa direlaksasi untuk KUMKM.

Harapannya:

  • Delapan langkah mitigasi ini diharapkan membawa dampak ekonomi positif terhadap pelaku KUMKM.

0 Komentar