103 Petani di Riau Tersangka Kasus Narkoba

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto ketika menyampaikan penangan kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Polda Riau. (Foto: Ist)

-

AA

+

103 Petani di Riau Tersangka Kasus Narkoba

Regional | Jakarta

Selasa, 11 Februari 2020 23:18 WIB


PEKANBARU, HALUAN.CO - Kasus penyalahgunaan narkoba di Provinsi Riau boleh dibilang tinggi. Sepanjang 2020, ada 215 kasus dengan 305 orang tersangka.

Lebih menarik lagi dari kasus narkoba di Bumi Lancang Kuning itu, para tersangka yang sudah dikandangkan pihak kepolisian, sebagian besar mereka adalah sebagai petani. Memang pihak kepolisian tidak merinci, apakah mereka sebagai pemakai atau pengedar.

Berdasarkan data yang disampaikan Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, di Pekanbaru, Minggu (9/2/2020), menyebutkan, sepanjang tahun 2020, pihak kepolisian di Riau telah mengungkap 215 kasus narkoba dengan 305 orang tersangka yang kesemuanya sudah ditahan.

“Total tersangka yang berhasil ditahan sebanyak 305 orang” lanjut perwira menengah Polri yang akrab disapa Narto itu dilansir Haluanriau.co, jaringan Haluan Media Group (HMG) di Pekanbaru.

Pelaku itu dari berbagai macam profesi. Pegawai Negeri Sipil (PNS) a3 orang, swasta 5 orang dan wiraswasta 48 orang, petani 103 orang, pelajar dan mahasiswa sebanyak 17 orang, dan buruh 2 orang, pengangguran 25 orang dan profesi lainnya ada 102 orang.

Selain itu, kata dia, polisi juga telah menyita sejumlah barang bukti narkotika. Untuk sabu, telah disita sebanyak 98,21 kilogram, ekstasi 901 butir, 5,48 kilogram ganja dan 9.804 butir pil Happy Five.

Kasus narkoba itu ada yang ditangani Polda Riau dan hampir di seluruh Polres di Riau. Di Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau sendiri 26 kasus dengan 29 tersangka.

Polresta Pekanbaru 14 kasus dengan 24 tersangka, Polres Dumai 13 kasus dengan 23 tersangka, Polres Bengkalis 22 kasus dengan 36 tersangka, dan Polres Kampar 36 kasus dengan 56 tersangka.

Berikutnya, Polres Indragiri Hulu (Inhu) 20 kasus dengan 26 tersangka, Polres Indragiri Hilir (Inhil) 2 kasus dengan 3 tersangka, dan Polres Pelalawan 10 kasus dengan 12 tersangka.

Polres Rokan Hulu (Rohul) 6 kasus dengan 10 tersangka, Polres Rokan Hilir (Rohil) 34 kasus dengan 45 tersangka, Polres Siak 15 kasus dengan 21 tersangka, Polres Kuansing 11 kasus dengan 12 tersangka, dan Polres Kepulauan Meranti 6 kasus dengan 8 tersangka.

Janda Beranak Satu Ini Seludupkan Sabu dalam Alat Kelamin

0 Komentar