27 Provinsi di Indonesia Telah Terpapar Virus Corona
Peta penyebaran virus corona hingga Kamis (26/3/2020).

JAKARTA, HALUAN.CO - Penyebaran virus corona atau Covid-19 semakin meruyak. Sebanyak 27 provinsi di Indonesia sudah ditulari virus yang pertama kali mewabah Kota Wuhan, China itu.

Pemerintah melalui Juru Bicara Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, Kamis (26/3/2020) ketika menyampaikan data perkembangan kasus corona terbaru di Indonesia menyebutkan penyebaran virus tersebut di 27 provinsi.

Dari data sehari sebelumnya hanya terdapat kasus positif corona di 24 provinsi. Ada penambahan perluasan penyebaran di tiga provinsi, yaitu Sumatera Barat, Aceh dan Sulawesi Tengah.

Dari ketiga provinsi yang baru ditulari virus corona itu, Sumbar langsung ditemukan 3 kasus terkonfirmasi positif, Aceh dan Sulteng masing-masing satu kasus.

Namun data yang disampaikan pemerintah pusat lebih sedikit ketimbang yang disampaikan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Irwan Prayitno Kamis (26/3/2020) merilis ada 5 warganya yang positif terinfeksi virus corona.

Dengan data terbaru wilayah penyebaran virus corona tersebut, maka sakitar 79,4 persen provinsi di Indonesia telah ditulari virus corona.

Hanya 7 provinsi di Indonesia yang belum dijamah virus yang telah mewabah di 187 negara itu.

Ketujuh provonsi tersebut adalah Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Tenggara, Nusa Tenggara Timur dan Papua Barat.

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 103, Ini Sebaran Wilayahnya

Achmad Yurianto juga menyebutkan penambahan kasus positif baru hari ini ada 103 kasus.

Penyebaran kasus baru tersebut di DKI Jakarta 53 kasus, Sulawesi Selatan 14 kasus, Jawa Timur 8 kasus, Jawa Barat 5 kasus, Papua 4 kasus, Sumatera Barat 3 kasus, Jawa Tengan dan Kalimantan Tengah masing 2 kasus, Riau, Aceh dan Sulawesi Tengah masing-masing 1 kasus.

Dengan penambahan kasus baru itu, memperbengkak kasus positif corona di Indonesia menjadi 893 orang.

Sedangkan kasus kematian bertambah 20 pasien sehingga total yang meningga 78 atau sekitar 8,735 persen.

Kemudian pasien yang dinyatakan sembuh bertambah 4 orang. Jadi total yang dinyatakan sembuh sebanyak 35 orang atau sekitar 3,919 persen.