5 Fakta Mengejutkan Parasite, Film Korea Pertama yang Memenangkan Oscar
Parasite atau Gisaengchung membuat gebrakan baru dengan membawa pulang piala Best Picture dalam Oscars 2020. (Foto: Washington Pos)

JAKARTA, HALUAN.CO - Film Korea tak lagi identik dengan romansa percintaan. Film Parasite seperti memberikan image baru bagi perfilman Korea. Parasite atau Gisaengchung membuat gebrakan baru dengan membawa pulang piala Best Picture dalam Oscars 2020. Dengan begitu, Parasite menjadi film pertama Korea yang berhasil memenangkan penghargaan bergengsi tersebut. Selain jalan ceritanya yang menarik, berikut 5 fakta mengejutkan film Parasite.

Terinspirasi Kisah Hidup Sang Sutradara

Selain memenangkan Best Picture, Parasite juga memenangkan Best Director dan Best Original Screenplay. Tak disangka cerita film Parasite terinspirasi dari kisah hidup sang sutradara, Bong Joon Ho. Dulu ia juga pernah jadi tutor anak orang kaya saat kuliah.

Menyindir Kapitalisme

Alur ceritanya penuh intrik dan simbol. Parasite secara halus menyinggung kapitalisme dan ketimpangan sosial. Menonjolkan perbedaan gaya hidup antara si miskin dan si kaya yang dikemas secara satire. Inilah yang membuat kritikus film terpesona dengan film ini.

Kenalkan Sharon Nur Dian Gaffka, Wanita Asal Indonesia yang Jadi Ratu Kecantikan Inggris

Kisah yang Menipu

Film ini mengisahkan keluarga yang terdiri dari pengangguran. Salah satu anaknya kemudian direkomendasikan untuk jadi tutor anak orang kaya. Namun, dengan syarat ia harus berpura-pura jadi orang kaya agar bisa diterima.

Banyak Simbol yang Tersembunyi

Ada banyak simbol yang tersembuyi. Misalkan batu dan air yang dianggap mewakili realita versus harapan palsu. Hal tersebut juga banyak dijelaskan dalam sejumlah review Parasite.

Para Pemain Sama Sekali Tidak Tahu Jalan Cerita Saat Syuting

Fakta menarik lainnya ialah kebanyakan pemainnya tidak tahu jalan cerita sebenarnya. Namun Song Kang Ho dan Choi Woo Shik yang sebelumnya sudah sering menjadi pemain film Bong Joon Ho setuju dan percaya saja dengan sang sutradara andal.

Penulis: Rina Atmasari