76 Wisatawan China Ajukan Perpanjangan Masa Tinggal di Bali
Wisatawan China mendatangi Kantor Imigrasi di Bali untuk mengurus izin perpanjangan masa tinggal di Indonesia. (Foto: BP)

BADUNG, HALUAN.CO - Warga negara China yang masih tersisa di Bali pasca ditutup sementara penerbangan Indonesia - China dan sebaliknya 5 Februari 2020, sudah mulai mendatangi Kantor Imigrasi yang ada di Pulau Dewata itu.

Mereka mulai antre di Kantor Imigrasi untuk melakukan perpanjangan masa tinggal di Indonesia.

Sejak tanggal 5 Februari hingga 10 Februari, sudah tercatat di Kantor Imigrasi sebanyak 76 orang yang sudah memperpanjang masa tinggalnya.

"Dari jumlah itu, 27 orang melakukan perpanjangan izin tinggal dalam keadaan terpaksa," jelas Kasi informasi Kanim Kelas I Khusus TPI Ngurah Rai, Putu Suhendra, Selasa (11/2/2020).

Dia memprediksi, jumlah itu akan terus bertambah mengingat masih banyak wisatawan asal China yang ada di Bali.

“Kami perkirakan masih banyak yang akan melakukan pengajuan perpanjangan izin,” katanya.

Terkait penolakan penumpang yang memiliki riwayat pernah mengunjungi China dalam 14 hari terakhir, hingga Senin pukul 23.00 tercatat 82 orang.

Menurutnya, penolakan ini mengacu kepada Peraturan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham).

5.000 Wisatawan China Masih di Bali dan 200 Diantaranya Berasal dari Hubei

Sebelumnya diberitakan, pada penerbangan Indonesia-China sudah ditutup pukul 00.00 Wib, tanggal 5 Februari 2020, masih ada 5.000 wisatawan asal China di Bali.

Bahkan dari 5.000 orang wisatawan asal China itu, sekitar 200 orang dari mereka berasal dari Provinsi Hubei, tempat mewabahkan virus corona saat ini.