Korlantas Polri Kaji Inovasi STNK Elektronik, Bisa untuk Transaksi Pembayaran
FOTO: Istimewa

JAKARTA, HALUAN.CO - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri berencana untuk mengganti STNK model kertas yang saat ini berlaku menjadi berbasis elektronik. Saat ini, menurut Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri, pihaknya tengah mengkaji program inovasi tersebut.

"Sedang kami kaji mana yang terbaik, Kami teliti mana yang lebih efisien, yang lebih modern," kata Irjen Refdi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Untuk mewujudkan itu, kata Refdi, pihaknya saat ini juga melakukan diskusi dengan sejumlah instansi terkait. Hal itu dilakukan untuk menerima masukan dan koreksi mengenai bentuk dan fitur yang nantinya terdapat dalam e-STNK tersebut.

Sementara itu, Direktur Regident Korlantas Polri, Brigjen Pol Halim Pagarra, menjelaskan, STNK elektronik itu nantinya bisa memiliki kegunaan lain, salah satunya untuk melakukan transaksi pembayaran.

Pasalnya, lanjut Halim, STNK elektronik yang rencananya baru akan dirilis pada 2021 akan dilengkapi dengan chip.

Dia mengungkapkan, pihaknya menggagas inovasi itu berangkat dari adanya beberapa kelemahan surat STNK yang berlaku saat ini, di antaranya mudah hilang, rusak dan rentan dipalsukan. Selain itu, pencatatan dan penyimpanan data masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu lama.

Halim menilai, sejumlah kelebihan akan bisa didapatkan dengan STNK elektronik, di antaranya modernisasi pencatatan dan penyimpanan data, tahan lipatan dan perubahan cuaca, mudah disimpan, dan sulit ditiru karena punya karakteristik dan fitur keamanan yang mutakhir.

"Kertas kan cepat sobek, kusut. Semua data bisa digitalisasi," paparnya.