Pemuda Kumpulkan Koin untuk Wiranto, Max Sopacua: Gerakan Mereka Jangan Dianggap Sepele
Tokoh Maluku Max Sopacua mempermasalahkan hasil pertemuan elite maluku di Jakarta dengan Menko Polhukam Wiranto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Pemuda Kumpulkan Koin untuk Wiranto, Max Sopacua: Gerakan Mereka Jangan Dianggap Sepele

Yayat R Cipasang

Sabtu, 05 Oktober 2019 14:49 WIB

Dampak pernyataan Wiranto terhadap pengungsi yang menyebut membebani pemerintah sudah viral ke seluruh pelosok di Maluku.

JAKARTA, HALUAN.CO - Tokoh Maluku Max Sopacua menegaskan permintaan maaf Menko Politik, Hukum dan Keamanan yang disampaikan kepada tokoh di Jakarta tidak cukup. Dalam pandangan Max Sopacua, permintaan maaf seharusnya disampaikan kepada Gubernur Maluku.

"Sementara dampak pernyataan Wiranto terhadap pengungsi yang menyebut membebani pemerintah sudah viral ke seluruh pelosok di Maluku," kata Max Sopacua kepada Haluan.co di Jakarta, Minggu (5/10/2019).

"Seharusnya permintaan maaf itu disampaikan ke Gubernur Maluku," ujar Max Sopacua yang juga anggota Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat ini.

Max Sopacua juga mempertanyakan hasil pertemuan Wiranto bersama para tokoh Maluku. Apakah hanya permintaan maaf? Ini mirip seorang dokter salah memberi resep obat kepada pasien.

"Jadi yang dipertanyakan itu apa solusi pemerintah terhadap salah obat dari Wiranto. Apakah hanya cukup dengan minta maaf?" ujar Max Sopacua. "Saya pun masyarakat Maluku di Jakarta sampai saat ini masih menunggu hasil pertemuan Wiranto dan tokoh Maluku tersebut," tambahnya.

Max Sopacua pun mengingatkan elite dan pemerintah untuk tidak menyepelekan kemarahan anak-anak muda di Maluku yang mengumpulkan koin 1.000 rupiah untuk Wiranto. Kegiatan itu masih berlangsung dan masif.

"Itu mengekspresikan kekekecewaan yang paling dalam masyarakat Maluku," ujarnya. "Jadi bertemunya Wiranto dan tokoh Maluku itu permasalahan selesai?" kata Max Sopacua yang juga Ketua Umum Laskar Ampera Arief Rahman Hakim Angkatan 66 ini.

Kemarin, Wiranto mengumpulkan sejumlah tokoh Maluku di Jakarta menyusul ucapannya yang kontroversial. Tokoh Maluku, Letjen TNI (Purn) Suaedy Marasabessy mengapresiasi tindakan Menko Polhukam yang dengan tulus hati mau meminta maaf kepada masyarakat Maluku. Dikatakan bahwa hal ini di luar dugaannya, lebih dari ekspektasinya.

“Jujur saya katakan, ekspektasi kami ternyata direspons oleh Pak Wiranto melebihi apa yang kami harapkan. Tadinya kami berharap Pak Wiranto tidak perlu minta maaf, karena apa yang dikatakan oleh beliau adalah merespons informasi," kata Suaedy.

Suaedy pun berharap agar ada tindak lanjut dari apa yang sekarang terjadi di Maluku. "Bantuan-bantuan dari pemerintah pusat segera dapat terditribusi sampai masyarakat terdampak," harapnya.

Hadir pula dalam pertemuan tersebut para tokoh Maluku yaitu Laksda TNI (Purn) Kris Kaihatu, Mayjen TNI (Purn) Rudi Huliselan, Kol Inf Dr. Chairussani Abbas Sopamena, Ketua Pemuda Maluku Indonesia Roni Syauta, Wakil Ketua Pemuda Maluku Indonesia Bersatu Mochtar Marasabessy, Ketua Relawan Maluku For Jokowi Jemi Talakua, dan aktivis Gempar Sam Sangaji, Rony Sapulete.

Tags Terkait

BERITA TERKAIT

TRENDING

0 Komentar