Ada 10 Zona Merah COVID-19 di Kabupaten Bogor, Ini Daftarnya
Ilustrasi Covid-19. (FOTO: Istimewa)

BOGOR, HALUAN.CO - Wilayah zona merah virus corona atau COVID-19 di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini bertambah menjadi 10 kecamatan. Hal itu terjadi setelah adanya dua kasus positif COVID-19 di Kecamatan Kemang. 

Mengapa ini penting: Pengetahuan soal wilayah zona merah penting bagi masyarakat untuk menghindari penularan COVID-19. Kecamatan Kemang di Kabupaten Bogor, kini menjadi wilayah baru yang ditetapkan sebagai zona merah COVID-19.

"Positif bertambah, laki-laki berusia 43 tahun dan laki-laki usia 36 tahun asal Kecamatan Kemang," kata Bupati Bogor, Ade Yasin dalam keterangan tertulisnya, Kamis (9/4/2020) malam.

Konteks:

  • Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat jumlah positif terinfeksi virus corona di Kabupaten Bogor sebanyak 27 pasien per Kamis (9/4/2020).
  • Deretan kecamatan yang masuk dalam zona merah COVID-19 di Kabupaten Bogor yaitu Bojonggede, Cibinong, Gunung Putri, Parung Panjang, Cileungsi, Ciomas, Jonggol, Ciampea, Citeureup, dan Kemang.

"Total 27 kasus positif COVID-19, tiga diantaranya sudah sembuh, dan tiga meninggal dunia," ujar Ade Yasin.

Persebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor: Dari catatan Pemerintah Kabupaten Bogor, dari 10 kecamatan zona merah, Gunung Putri dengan jumlah pasien positif COVID-19 terbanyak, yakni tujuh orang, kemudian Bojonggede dan Cibinong masing-masing empat orang, Cileungsi tiga orang, Parung Panjang dan Kemang masing-masing dua orang, serta Ciomas, Jonggol, Ciampea, dan Citeureup masing-masing satu orang.

Ketagihan Impor Alkes di Zaman Corona

Kasus ODP dan PDP:

Selain kasus positif, Pemkab Bogor juga mencatat ada 873 kategori orang dalam pemantauan (ODP), 491 di antaranya sudah selesai dipantau, dan 490 pasien dalam pengawasan (PDP), 114 sudah selesai diawasi, sembilan pasien meninggal dunia.


0 Komentar