Ada 54.569 Pasangan Calon Pengantin Antre Menikah

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi menikah (Foto: Getty Images)

-

AA

+

Ada 54.569 Pasangan Calon Pengantin Antre Menikah

Nasional | Jakarta

Jumat, 24 April 2020 13:08 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Dari data Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah) Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) tercatat ada 54.569 calon pengantin (catin) yang antre mau menikah. Mereka telah mendaftar hingga 23 April 2020. 

Mengapa ini penting: Kementerian Agama kembali membuka pelayanan akad nikah di Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan yang sempat terhenti sejak 1 sampai 21 April.

Konteks: Surat Edaran Dirjen Bimas Islam No P-004/DJ.III/Hk.00.7/04/2020 tentang Pengendalian Pelaksanaan Pelayanan Nikah di Masa Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat COVID-19.

Apa katanya: "Pelaksanaan akad nikah sekarang kembali bisa diselenggarakan di KUA Kecamatan. Namun, itu hanya diizinkan bagi calon pengantin yang telah mendaftar sampai dengan 23 April 2020," kata Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin di Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Bagaimana selanjutnya:

• Permohonan akad nikah yang didaftarkan setelah 23 April 2020 tidak dapat dilaksanakan sampai 29 Mei 2020. Kecuali dengan alasan mendesak mengharuskan untuk disegerakan akad nikahnya.

• Pelaksanaan akad nikah di KUA harus menerapkan protokol kesehatan dalam pencegahan COVID-19. Jika hal itu tidak dapat dipenuhi, KUA Kecamatan wajib menolak pelayanan.

• KUA Kecamatan wajib berkoordinasi dan bekerjasama dengan pihak terkait dan aparat keamanan untuk pengendalian pelaksanaan pelayanan akad nikah.

• Untuk menghindari kerumunan di KUA Kecamatan, pelaksanaan akad nikah di kantor dibatasi sebanyak-banyaknya delapan pasang catin dalam satu hari.

• Jika permohonan akad nikah diajukan setelah kuota perhari terpenuhi, KUA Kecamatan bisa menangguhkan pelaksanaan akad nikah tersebut di hari lain.

• Kepala KUA dapat mempertimbangkan permohonan pelaksanakan akad, saat kuota layanan delapan pasang catin per hari sudah penuh, jika memang ada alasan mendesak yang bisa diterima.

Kata Ahli, Puasa Bisa Tingkatkan Imunitas Tubuh untuk Hadapi COVID-19

"Apabila karena suatu alasan atau keadaan yang mendesak, catin tidak dapat melaksanakan akad nikah di KUA, maka Kepala KUA dapat mempertimbangkan permohonan pelaksanaan akad nikah di luar ketentuan dalam surat edaran ini," kata Kamaruddin.


0 Komentar