Agar Tim Medis Tak Terpapar, Pasien COVID-19 Jangan Berbohong

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrai tim kesehatan menangani COVID-19. (Foto: Jawa Pos)

-

AA

+

Agar Tim Medis Tak Terpapar, Pasien COVID-19 Jangan Berbohong

Health | Jakarta

Jumat, 17 April 2020 20:09 WIB


SEMARANG, HALUAN.CO - Sebanyak 46 tenaga medis di RSUP Kariadi Semarang, Jawa Tengah, yang terdiri dari terdiri dari beberapa dokter spesialis, perawat, tenaga penunjang medis hingga non-medis, dinyatakan positif virus Corona (COVID-19). Hal itu disebabakan tertular dari pasien yang tidak jujur saat berobat.

Pasien yang datang berobat ke RSUP Kariadi Semarang tersebut, tidak mengatakan bahwa baru saja bepergian dari daerah-daerah zona merah.

Mengapa ini penting:

  • Tenaga medis merupakan garda terdepan dalam melawan COVID-19. Jika tenaga medis bertumbangan, maka efeknya akan bahaya.
  • Warga harusnya jujur, melapor jika sudah melakukan perjalan atau bergerak dari dan ke daerah lain, supaya langsung diperiksa, agar tidak menular.

Konteks:

  • Kasus di Jawa Tengah per hari ini Jumat (17/4/2020), secara keseluruhan berjumlah 305 dinyatakan positif, total 36, dan meninggal 41. Dari 305 kasus positif, sebanyak 46 adalah tim medis.
  • Di Jawa Timur, Kamis (16/4/2020), sebanyak 46 tenaga kesehatan positif Corona, terdiri dari 16 orang dokter, 27 perawat, dua laborat, dan satu apoteker.

Apa katanya: "Ini pembelajaran bagi kita bahwa seorang dokter, perawat dan tenaga medis lainnya sangat rentan. Edukasi kita perlu ditambah. Mereka terkena COVID-19 dari pasien yang tidak jujur," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang, Jumat (17/4/2020).

Imbauan Ganjar:

  • Pola penularan Covid sebagian tidak berhubungan secara langsung dengan pasien positif COVID-19. Orang tanpa gejal sangat perlu dijadikan kewaspadaan.
  • Pasien yang pernah bepergian dari zona merah agar menyampaikan secara jujur kepada tenaga medis tentang riwayatnya. Karena ini akan bisa membahayakan tenaga medis.
  • RSUP Kariadi Semarang diminta perketat protokol dengan memperbaiki SOP kesehatan demi melindungi para tenaga medis.
Waduh, 46 Tenaga Medis di RSUP Kariadi Semarang Positif COVID-19

Tanggapan IDI Semarang:

  • Sebanyak 46 tim medis yang dinyatakan positif, semuanya sedang menjalani isolasi mandiri di fasilitas yang disediakan Pemprov Jateng.
  • Pemprov Jateng diminta mempertegas pemberlakukan protokol kesehatan kepada masyarakat seperti menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun dan tetap diam dirumah.
  • Masyarakat Jateng diimbau tidak perlu datang ke Puskesmas atau rumah sakit apabila tidak merasakan gejala sakit yang gawat.
  • Masyarakat diharapkan untuk lebih mengerti situasi pandemi ini dengan mematuhi protokol kesehatan dan pergi ke RS hanya dalam keadaan darurat. Tujuannya untuk mengurangi resiko penularan kepada tim medis maupun pasien yang lain.

" Jadi kurangi aktivitas di luar rumah. Saya khawatir. Jangan sampai kita tumbang semua, terus siapa yang mengurusi, kan kasian," kata Ketua IDI Kota Semarang, dr Elang Sumambar.


0 Komentar