Akibat Perubahan Iklim, 7 Destinasi Wisata Bakal Lenyap
Maldives negara kepulauan yang sangat indah dan eksotis (Foto: Magz)

JAKARTA, HALUAN.CO - Isu pemanasan global beberapa tahun belakangan mengemuka. Beberapa pulau di dunia pun bakal hilang akibat perubahan iklim.

Perubahan iklim dunia dipengaruhi ulah manusia dan faktor alam. Mencairnya es di kutub utara menyebabkan naiknya air laut. Ditambah dengan kebakaran hutan yang besar yang melanda sejumlah negara

Cuaca saat ini pun tergolong ekstrem dan sulit diprediksi. Akibat dari perubahan iklim tersebut. Beberapa destinasi wisata terancam rusak dan hilang.

Dirangkum dari sejumlah sumber, berikut tujuah destinasi wisata tersebut.

1. Maldives

Siapa yang tak mengenal pulau Maldives? Pulau yang terkenal akan keindahan gugusan pulau dan wisata baharinya selalu ramai dikunjungi wisatawan.

Bahkan wisatawan dunia menjuluki pulau Maldives sebagai surga terindah di dunia. Namun pulau ini diprediksi terancam hilang dalam beberapa puluh tahun lagi akibat pemanasan global.

2. Pulau Gili, Lombok

Pulau yang pernah menjadi lokasi syuting film Hollywood ini terkenal akan keindahan pantai dan air laut yang biru.

Ketenangan pun akan kamu dapatkan saat berkunjung ke pulau ini. Meskipun tak separah di Maldives, pulau Gili juga diprediksi sebagai pantai yang akan lenyap akibat pemanasan global.

3. Great Barrier Reef, Australia

Dikenal sebagai habitat terumbu karang terbesar di dunia dan ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai dunia.

Great Barrier Reef saat ini terancam akibat polusi air. Terumbu karang menjadi berubah menjadi putih. Akibat perubahan suhu di dunia, terumbu karang di sini mengalami kerusakan yang masif dan parah.

4. Piramida dan Spinx di Mesir

Meskipun tempatnya berada di daratan. Bangunan kuno bersejarah Piramida dan Spinx juga tak luput akan hilang dan akan menjadi kenangan.

Perubahan cuaca ekstrem mengakibatkan terjadinya erosi pada kedua bangunan.

5. Hutan Madagaskar

Hutan lindung di Madagarkar yang dihuni puluhan hewan uni dan langka. Bakal diprediksi akan rata dengan tanah tahun 2025 nanti.

Pembakaran dan penebangan hutan menjadi faktor utama yang membuat hutan lindung ini semakin hari makin terancam keberadaannya.

6. Tembok Raksasa China

Masalah yang dihadapi oleh pemerintah China di kawasan wisata tembok besar China adalah ulah manusia yang sering mencuri Batu.

Batu yang dijual berasal dari tembok yang sudah berusia dua ribu tahun ini. Batu tersebut dijadikan suvenir bagi pengunjung. Selain itu perubahan cuaca yang mengakibatkan erosi juga membuat tembok besar China diprediksi juga akan hilang.

7. Venesia di Italia

Kota yang terkenal akan wisata lalu lintas airnya yang keren diprediksi juga akan hilang.

Naiknya air permukaan laut akibat perubahan cuaca menjadi faktor utamanya. Apalagi Venesia dekat dengan laut.


Penulis: Nurul Charismawaty