Alhamdulillah... 69 Pasien di Jatim Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Kementerian Kominfo menggelar rapid test COVID-19 untuk para jurnalis. (FOTO: Haluan.co/Fajar AM)

-

AA

+

Alhamdulillah... 69 Pasien di Jatim Dinyatakan Sembuh dari COVID-19

The Good News | Jakarta

Senin, 13 April 2020 07:53 WIB


SURABAYA, HALUAN.CO - Provinsi Jawa Timur melaporkan adanya 69 pasien di wilayah tersebut yang sembuh dari virus corona atau COVID-19. Adapun total pasien positif penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 itu di Jatim berjumlah 386 kasus. 

Mengapa ini penting: Jawa Timur merupakan tiga besar provinsi dengan kasus COVID-19 tertinggi di Indonesia di bawah DKI Jakarta dan Jawa Barat. DKI Jakarta masih menjadi episentrum COVID-19 dengan 2.044 kasus positif, kemudian Jawa Barat 450 kasus, dan Jawa Timur 386 kasus. Namun, angka kesembuhan di Jawa Timur juga diklaim paling tinggi, yakni mencapai 17,88 persen.

"Alhamdulillah hari ini tambah empat orang (sembuh). Sehingga totalnya 69 orang," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, di Surabaya, Minggu (12/4/2020) malam.

Konteks: Pasien positif COVID-19 di Jawa Timur mengalami lonjakan pada Minggu (12/4/2020). Tercatat ada 119 kasus baru positif COVID-19 di provinsi tersebut. Sehingga, total menjadi 386 kasus dari sehari sebelumnya yang berjumlah 267. Meski begitu, tingkat kesembuhan pasien di Jatim lebih tinggi ketimbang meninggal. Secara presentase, tingkat kesembuhan pasien di Jatim mencapai 17,88 persen. Sementara pasien meninggal berjumlah 29 orang atau 7,51 persen.

Rincian pasien sembuh:

  • Empat pasien sembuh sesuai data yang masuk Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur hingga Minggu (12/4/2020), pukul 17.00 WIB, yakni dua orang dari Kota Surabaya dan masing-masing satu orang asal Sidoarjo dan Kabupaten Kediri.
  • Adapun secara rincinya, jumlah pasien sembuh atau terkonversi negatif adalah 35 orang berasal dari Kota Surabaya, delapan orang asal Magetan, empat orang masing-masing asal Kabupaten Malang, Kota Malang, Situbondo dan Sidoarjo, serta dua orang asal Kabupaten Kediri.
  • Kemudian masing-masing satu orang asal Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Banyuwangi, Gresik, Jember, Kota Kediri, Kabupaten Madiun, serta Kota Batu.

Kasus pasien meninggal:

  • Untuk kasus pasien meninggal di Jatim saat ini mencapai 29 orang. Bertambah tiga orang dibandingkan sehari sebelumnya yang 26 orang.
  • Secara rinci, 11 orang asal Surabaya, empat orang asal Sidoarjo dan Kabupaten Kediri, dua orang asal Lumajang dan satu orang masing-masing asal Kabupaten Malang, Magetan, Gresik, Pamekasan, Tuban, Bojonegoro, Banyuwangi dan Kota Pasuruan.

"Kami ikut berduka dan semoga almarhum atau almarhumah mendapat tempat di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan selalu diberi kesabaran," ujar Khofifah.

Jokowi Pangkas Anggaran Kementerian, Kecuali Jatah Nadiem dan Terawan

Informasi lainnya:

Untuk warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim saat ini mencapai 1.394 orang atau berkurang dari data sehari sebelumnya 1.383 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 14.092 orang atau meningkat dari sehari sebelumnya sejumlah 13.658 orang.

Terkait dengan status daerah terjangkit atau zona merah, totalnya tetap 32 kabupaten/kota atau hanya menyisakan enam daerah yang di wilayah tersebut tak ada kasus positif COVID-19.


0 Komentar