Andre Rosiade dan Irwan Prayitno Cipika-Cipiki, Selesai Urusan?

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Anggota Komisi VI DPR Andre Rosiade (Foto: Istimewa)

PADANG, HALUAN.CO - Seperti sinetron, polemik panas yang melibatkan politikus Partai Gerindra Andre Rosiade dan Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno hingga merembet ke sang istri, berlanjut ke cipika-cipiki saat keduanya bertemu di Padang, Rabu (18/12/2019). 

Entah ini akhir perseteruan atau masih berlanjut, belum dipastikan. Karena, bagaimana pun hak interpelasi terhadap Irwan Prayitno yang menjadi sumber masalah telah digulirkan oleh Fraksi Gerindra DPRD Sumbar.

Momen cipika-cipiki itu terjadi saat Andre melakukan kunjungan spesifik Komisi VI DPR RI. Gubernur Irwan Prayitno menyambut langsung Andre dan rombongan Komisi VI DPR RI, termasuk Melani Leimena Suharli dan Aria Bima.

"Kunjungan ini untuk menyerap aspirasi dan menerima berbagai persoalan yang berhubungan dengan Komisi VI," kata Aria Bima yang menjadi ketua rombongan.

Setelah pertemuan di gubernuran, Andre pamit kepada Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Keduanya pun saling cipika-cipiki dengan disaksikan Nevi Irwan Prayitno.

Momen itu pun dengan cepat menjadi perbincangan di sejumlah grup whatsapp. Karena, itu merupakan pertemuan perdana antara Andre dan Irwan setelah terlibat 'perang'.

Sebelumnya, Andre menggagas hak interpelasi kepada Fraksi Gerindra DPRD Sumbar terhadap irwan Prayitno karena dianggap terlalu sering melakukan kunjungan ke luar negeri. Menurut Andre, masyarakat Sumatera Barat resah dan gelisah melihat perilaku Gubernur Sumatera Barat yang hampir setiap bulan melakukan kunjungan kerja ke luar negeri namun tak pernah menginformasikan ke masyarakat apa yang dicapai dari perjalanan ke luar negeri tersebut.

Bereaksi atas apa yang dikatakan Andre, istri Gubernur Sumbar, Nevi Zuairina yang juga anggota DPR RI Komisi VI mengeluarkan pernyataan yang membuat heboh. Screenshot percakapan di sebuah grup WhatsApp yang ditulis Nevi pun beredar luas hingga menjadi konsumsi media nasional. Dalam pesan WhatsApp yang beredar itu, tersirat nada ancaman dari Nevi kepada Andre.

"Maunya apa sich andre itu laporan pak guspardi gaus krn datang tidak dilayani pemda sdg sibuk jangan ikut ikut kalau nggak ngerti masalah kelakuan andre ini buat jelek nama gerindra di sumbar kalau ada yang tembak mati andre di sumbar ibu nggak mau tanggung jawab banyak pendukung bapak di sumbar kasihan keluarga kalau andre kelakuan spt LSM begini. Padahal ang dewan terhormat," demikian tulis Nevi di grup WA bernama TF Politik Hukum Hankam A.


Penulis: Melda Riani


0 Komentar