Anggota DPRD Baku Hantam dengan Warga Gara-gara Saling Lirik di Jalan
Ilustrasi perkelahian. (Foto: Net)

BANDARLAMPUNG, HALUAN.CO - Seorang anggota DPRD Pesawaran Lampung dilaporkan karena diduga telah menganiaya seorang warga. Kasus ini dilatarbelakangi masalah sepele, gara-gara saling lirik di jalan.

Warga atas nama Zikri Idris (36) sebagai pelapor membawa kasus ini ke Mapolsek Padang Cermin. Dia melaporkan aksi oknum anggota dewan berinisial FF (35) terhadap dirinya, Jumat (10/2020).

Dilansir iNews.id, di hadapan penyidik, Zikri menjelaskan, perkelahian antara dirinya dengan FF dipicu masalah sepele. Keduanya salah paham hanya karena saling lirik saat berpapasan di kawasan Jalan Pasar Desa Bawang.

"Trus dia (FF) bilang, apa kamu lihat-lihat. Apa maksud kamu dengan omongan itu, saya bilang. Trus saya dekati dia, dia bilang kalau mau berantem jangan di sini, di luar. Saya bilang terserah kamu," kata Zikir saat dikonfirmasi, Sabtu (11/1/2020).

Setelah cekcok mulut, Zikri mengaku ditampar FF di bagian pipi. Dia pun membalas dengan menendang perut FF. Saat itu, tiba-tiba muncul ayah FF AM (60), yang langsung membantu putranya berkelahi dengan Zikri.

"Kami berkelahi. Bapaknya datang memeluk saya dari belakang, trus saya dipukuli habis-habisan sampai terjatuh ke parit, posisi bapaknya di atas perut saya," ujarnya.

Karena harus berhadapan dengan dua orang, Zikri mengaku terpojok dan tidak bisa memberikan perlawanan. Dia mengalami luka memar di bagian wajah dan kepala. Perkelahian itu akhirnya berakhir dan Zikri melanjutkan perjalanan.

"Saat itu belum ada orang karena hujan rintik-rintik, jadi tidak ada yang melerai," ujar dia.


Setelah kejadian itu, Zikri melewati rumah FF. Saat itu, FF tiba-tiba datang membawa golok dari depan rumahnya. Dia mengancam membunuh pelapor.

"Dia sempat mengejar, tapi ditahan sama istrinya. Saya pun lari pulang ke rumah," ujarnya.

Zikri menegaskan, kejadian itu hanya karena salah paham. Sebab, dia selama ini tidak punya persoalan dengan FF. Namun hanya karena masalah saling lihat di jalan.

Sementata dari informasi di Mapolsek Padang Cermin, kasus perkelahian ini terlebih dahulu telah dilaporkan oleh oknum anggota DPRD, FF, pada Kamis (9/1/2020) malam.

Kapolsek Padang Cermin AKP Syamsu Rizal membenarkan persitiwa perkelahian yang melibatkan oknum anggota DPRD Pesawaran FF dengan warga.

Pihaknya telah menerima dua laporan dari kedua pihak untuk ditindaklanjuti sesuai aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami sudah terima laporan dari keduanya. Kami akan mengumpulkan keterangan. Sesuai dengan SOP, akan kami lakukan penyelidikan dan gelar perkara," kata Syamsu Rizal.