Anggota DPRD dari PKS se-Jambi Sumbangkan sebagian Gajinya untuk Penanganan Covid-19

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi PKS (Foto: Budi Harto)

-

AA

+

Anggota DPRD dari PKS se-Jambi Sumbangkan sebagian Gajinya untuk Penanganan Covid-19

News | Jakarta

Jumat, 03 April 2020 07:42 WIB


JAMBI, HALUAN.CO - Sebagai bentuk kepeduliannya ditengah pandemi Virus Corona (Covid-19), Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepakat mengalokasikan sebagian gajinya untuk membantu pencegahan Covid-19.

Mohammad Rendra Ramadhan Usman mengatakan, lima anggota F-PKS yang ada di DPRD Provinsi Jambi menyetui sebagian penghasilannya sebagai Dewan disumbangkan untuk penanganan dan pencegahan Covid-19 di Provinsi Jambi.

Hal ini merupakan gerakan sosial dan diikuti oleh seluruh anggota Dewan kabupaten/kota dari Fraksi PKS di Jambi untuk menyisihkan sebagian rejekinya dalam berbagi ditengah mewabahnya virus yang saat ini tengah mengkhawatirkan itu.

Rendra menjelaskan, bantuan dari Dewan Provinsi tersebut nantiknya akan disalurkan ke DPRD tingkat dua di kabupaten/kota di Provinsi Jambi untuk didistribusikan kepada yang membutuhkan.

"Bantuan tersebut dibagikan dalam bentuk pembagian masker, penyemprotan disinfektan dan pembagian ransum bagi keluarga yang terpapar Covid-19 dan tenaga medis," ujarnya, Kamis (2/4/2020).

Menurutnya, bantuan itu akan segera direalisaikan dalam waktu dekat ini. Bahkan, dalam pemberian tersebut pihaknya juga akan berencana ikut serta kelapangan.

"Gerakan tersebut adalah sebagai upaya memberikan dukungan secara moril kepada masyarakat maupun kepada petugas medis yang saat ini tengah merawat pasien terduga Covid-19," tukasnya.

Rapat Paripurna 'Dihujani Interupsi' Usulan Potong Gaji Anggota DPR untuk Bantu Penanganan Covid-19

Maka dari itu, dia berharap kepada semua pihak untuk dapat meningkatkan solidaritas untuk saling membantu dalam mengentaskan penyebaran virus corona yang saat ini sudah menjadi pandemi dan momok menakutkan itu.

Penulis: Budi Harto


0 Komentar