Anies vs Luhut, Perbedaan sampai Urusan Bus
Gubernur Anies Baswedan (Foto: Instagram)

JAKARTA, HALUAN.CO - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sudah mengambil keputusan dengan Dinas Perhubungan Jakarta untuk menghentikan operasional bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Antar Jemput Antar Provinsi (AJAP) serta bus pariwisata pada Senin (30/3/2020) pukul 18.00 WIB

Tentu keputusan Anies diambil setelah sebelumnya mendengarkan dan berdiskusi dengan Organda DKI Jakarta. Namun tiba-tiba lewat arahannya Luhut Panjaitan yang menjadi Plt. Menhub menganulirnya.

Dasar penghentian operasional bus:

  • Menurut Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo sesuai Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana nomor 13.A Tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia dan sambil menunggu adanya ketentuan pengaturan lebih Ianjut serta untuk mencegah semakin meluasnya wabah Covid-19 ke daerah-daerah lain.
  • Menurut Gubernur Anies Baswedan, salah satu poin utama Jakarta adalah epicenter, dan kita berharap apa yang sekarang terjadi di Jakarta tidak menyebar ke seluruh Indonesia. Pelarangan itu adalah untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19).

Menteri Luhut tentu tidak sembarang menganulir, dia pun punya logika sendiri. Bila Anies lebih kepada penyelamatan nyawa manusia sementari Menteri Luhut lebih kepada kekhawatiran perekonomian dan juga pengusaha yang terganggu.

  • Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan keputusan ini diambil dengan dalih kebijakan Pemprov DKI Jakarta belum punya “kajian dampak ekonomi.”
  • "Sesuai arahan dari Menko Maritim dan Investasi (Luhut Binsar Pandjaitan) selaku Plt Menhub, pelarangan operasional itu ditunda dulu pelaksanannya sambil menunggu kajian dampak ekonomi secara keseluruhan," ujarnya seperti dikutip dari Tirto.id.

Ketika Anies berpidato tentang perkembangan terakhir mengenai jumlah korban tewas di Jakarta, kemarin, suaranya tak bisa dibohongi. Bergetar dan sangat berat! Anies pun tak mau menanggapi penganuliran keputusannya oleh menteri.

Entah apa yang dirasakan Anies


0 Komentar