Awas, Anies Bakal Cabut Perusahaan Bandel

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Instagram)

JAKARTA, HALUAN.CO - Jalan raya di Jakarta dalam hari ke-4 pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) masih tetap sibuk. Begitu juga angkutan umum seperti Transjakarta dan juga KRL masih dipadati penumpang. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rupanya mulai terusik kesabarannya.

Mengapa ini penting: PSBB pada intinya adalah pembatasan untuk mengurangi masyarakat beraktivitas di luar rumah termasuk di angkuatan umum. Di hari ke empat bukannya aktivitas masyarakat menurun malah Jakarta tetap sibuk. Upaya menekan penyebaran COVID-19 bisa bisa gagal.

Konteks: Menyikapi kondisi di lapangan Gubernur Anies mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang tidak menaati PSBB. Sanksi bisa berupa teguran hinggi izin usaha dicabut.

Apa katanya: "Bila pengusaha melakukan pelanggaran dan berulang, bisa kami cabut izin usahanya," kata Anies Baswedan di Balaikota, Senin (13/4/2020), seperti dikutip dari Katadata.

Bukti ada perusahaan yang melanggar: Pada pelaksanaan PSBB hari pertama hingga ketiga yang bersamaan dengan akhir pekan pelakasanaan PSBB berjalan sukses. Namun hari ke empat yang bertepatan dengan hari kerja aktivitas masyarakat kembali tinggi. Ini menjadi bukti banyak perusahaan yang tidak menaati PSBB dengan mengurangi pekerjaan atau karyawan di kantor.

Pendapat pengamat: Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai contoh tidak konsisten pemerintah dalam pelaksanaan PSBB bisa dilihat dari masih antrenya orang di sejumlah stasiun kereta. Social distancing yang diharapkan terjadi malah membuat kerumunan di stasiun karena untuk masuk kereta dibatasi.

“Sudah, enggak usah lagi dibatasi. Lepas ajalah dari jam 4 pagi sampai jam 12 malam, sudah. Toh dibiayai negara kan. Supaya ada renggang,” kata Agus, Senin (13/4/2020) seperti dikutip dari kumparan. “Jadi saran saya sudah, lepas aja, tidak usah ada aturan-aturan. Ndak usah pakai PSBB, percuma,” sesal Agus.


0 Komentar