Bahayakan Orang Lain, DPRD Jambi Kecam Tindakan RSUD Raden Mattaher Izinkan Pasien Covid-19 Pulang

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
RSUD Raden Mattaher Jambi, selama ini yang merawat pasien postif 01 Jambi asal Kabupaten Tebo (Foto: Istimewa)

-

AA

+

Bahayakan Orang Lain, DPRD Jambi Kecam Tindakan RSUD Raden Mattaher Izinkan Pasien Covid-19 Pulang

Regional | Jakarta

Rabu, 08 April 2020 07:59 WIB


JAMBI, HALUAN.CO - DPRD Provinsi Jambi mengecam tindakan ceroboh RSUD Raden Mattaher yang mengijinkan pasien positif 01 dari Kabupaten Tebo pulang dijemput keluarganya dalam keadaan belum sembuh dan masih menjalani proses isolasi. Tindakan RSUD Mattaher itu membahayakan semua orang dan memicu penambahan jumlah pasien positif virus Corona (Covid-19) di Jambi.

Mengapa ini penting: Salah satu bentuk penularan Covid-19 adalah melalui kontak langsung dengan penderita, maupun tidak melalui kontak. Apalagi akhir-akhir ini banyak pasien positif yang tertular oleh orang tanpa gejala (OTG), kontak langsung dengan penderita baik melalui percikan batuk (droplet), jabat tangan atau lainnya. Tindakan RSUD Raden Mattaher ini sebagai tindakan ceroboh, tidak mematuhi protokol kesehatan yang seharusnya pasien positif Covid-19 diisolasi hingga sembuh menjalani tes swap sebanyak tiga kali.

Konteks:

  • Hingga kini Jambi masih terdapat kasus 2 positif, diantaranya adalah pasien 01 yang diduga adalah Sekretaris Daerah Kabupaten Tebo Teguh Arhadi.
  • Sementara data orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) cenderung menurun, dengan hasil pemeriksaan negatif.
  • Dengan pulangnya pasien positif 01 yang belum dinyatakan sembuh, akan menambah jumlah pasien positif, PDP dan PDP di Jambi, karena pasien 01 dan keluarganya , serta RSUD Raden Mattaher tidak mengindahkan protokol kesehatan.
Pasien Positif 01 Asal Tebo Tinggalkan Ruang Isolasi Dijemput Keluarga dan Diizinkan Rumah Sakit

Apa yang terjadi:

  • Pasien 01 yang berstatus positif Covid-19 yang tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Raden Mattaher Jambi meninggalkan ruang perawatan pada Selasa (7/4/2020) siang.
  • Pasien 01 meninggalkan ruang isolasi dijemput keluarganya dari Tebo, karena ingin merawat secara mandiri di rumah.
  • Meski masih positif, pemeriksaan kesehatan pasien 01 menurut Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi bagus sehingga dijinkan pulang dan dijemput keluarganya.Hasil uji swab ke dua pasien 01 yang dirawat sejak pertengahan bulan Maret lalu masih positif Covid-19, sementara hasil uji swab yang ketiga belum keluar.

Melanggar protokol kesehatan

  • Tindakan RSUD Raden Mattaher berbanding terbalik dengan upaya pemerintah yang saat ini berupaya untuk menekan dan memutus penyebaran virus Corona (Covid-19).
  • RSUD Raden Mattaher harus bertanggung jawab, karena dinilai melanggar protokol kesehatan (Protap Covid-19) yang bisa membahayakan orang lain.

Apa yang akan dilakukan: DPRD Jambi akan meminta klarifikasi kepada RUSD Raden Mattaher, karena pasien positif Corona dibiarkan pulang dalam keadaan masih menjalani proses isolasi, dan tidak mematuhui protokol kesehatan (Protap Covid-19)

"Kita dewan lagi minta klarifikasi, kenapa bisa membiarkan pasien Covid-19 untuk pulang, itu menyalahi Protap Covid-19. Kita berusaha untuk memutus penyebaran Covid-19, sedangkan pihak rumah sakit membiarkan pasien postif Covid-19 untuk pulang ke rumahnya," kata Rendra Ramadhan, Anggota DPRD Jambi dari Fraksi PKS, Selasa (7/4/2020).


0 Komentar