Gempa Dahsyat di Bangkalan tak Berdampak Kerusakan

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Shakemap Gempa bumi di Bangkalan. (Foto: dok. BMKG)

-

AA

+

Gempa Dahsyat di Bangkalan tak Berdampak Kerusakan

Regional | Jakarta

Kamis, 06 Februari 2020 11:49 WIB


BANGKALAN, HALUAN.CO - Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo sempat mengguncang wilayah laut Jawa bagian Timur hari ini, Kamis (6/2/2020), sekitar pukul 01.12 WIB. Gempa yang terjadi di Bangkalan dengan kedalaman 641 km ini tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa cukup dirasakan oleh membuat masyarakat yang tinggal di sekitar titik pusat, yakni 76 km arah Timur Laut Kota Bangkalan, Jawa Timur

BPBD Bangkalan memastikan gempa berkekuatan 6,3 magnitudo tidak mengakibatkan dampak atau membuat kerusakan apapun. Gempa juga tidak berpotensi tsunami.

"Tidak ada (kerusakan). BPBD Bangkalan masih menunggu informasi dari kecamatan dan kelurahan terkait gempa yang dirasakan atau tidak," kata Kepala BPBD Bangkalan Rizal, Kamis (6/2/2020).

Rizal menambahkan pihaknya juga menyebut gempa tidak dirasakan di Kabupaten Bangkalan dan sekitarnya. Gempa juga dipastikan tidak menimbulkan potensi tsunami.

"Gempa tidak dirasakan di Bangkalan dan tidak berpotensi tsunami," terang Rizal.

Dikatakan Rizal, gempa tersebut terjadi pada pukul 01.12 WIB. Sedangkan lokasi gempa berada di 69 km timur laut Bangkalan.

Gempa Magnitudo 6,3 Guncang Bangkalan Madura

Sebelumnya, Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono menjelaskan, gempa bumi ini memiliki pergerakan normal/turun (normal fault).

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dalam, akibat adanya aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menyusup ke bawah lempeng Eurasia," jelas Rahmat dalam keterangannya.

Getaran gempa ini dirasakan cukup kuat dengan intenistas II-III MMI di Bangkalan, Trenggalek, Pacitan, Yogyakarta, Kebumen, Cilacap, Pangandaran, Kuta, dan Kuta Selatan, Bali.

"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut," ucap dia.

Selain itu, BMKG mencatat sempat terjadi gempa susulan sekitar pukul 04.00 WIB yang berkekuatan 4,2 M.

Rahmat lalu mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Ia juga meminta warga memperhatikan betul kondisi bangunan tempat tinggalnya agar terhindar dari kerusakan saat terjadi gempa.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa, atau pun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali ke dalam rumah," pungkasnya.


0 Komentar