Banjir Landa Sejumlah Wilayah Sumbar, Jalan Lintas Sumatera Sempat Terganggu
Bencana banjir juga melanda Kampung Padang Alai, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Kamis (19/12/2019). (Foto: harianhaluan.com)

PADANG, HALUAN.CO - Hujan deras yang mengguyur di sebagian wilayah Sumatera Barat, Kamis (19/12/2019) malam membuat banjir di sejumlah titik. Di Kota Bukittinggi, banjir merendam tiga kecamatan.

Tiga kecamatan yang terdampak adalah Mandi Angin Koto Selayan, Aur Birugo Tigo Baleh, dan Guguk Panjang. Ketinggian genangan air mulai dari setengah meter hingga dua meter. BPBD Bukittinggi pun harus berupaya mengevakuasi warga yang terdampak dengan menurunkan perahu karet. Ada puluhan KK yang terdampak banjir.

Selain itu, arus lalu lintas dari arah Medan, Sumatera Utara menuju Padang, Sumatera Barat sempat terganggu akibat banjir. Tepatnya di Simpang Mandi Angin yang merupakan akses penghubung dari arah Medan menuju Padang, Medan-Pekanbaru, kendaraan tidak bisa menembus genangan air yang mencapai satu menter. Namun, pada Jumat dini hari, kendaraan sudah mulai bisa melintas.


Sementara di Kabupaten Agam, daerah tetangga Bukittinggi, 4 rumah di Jorong Sungai Rangeh Nagari Bayua, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, diterjang banjir bercampur lumpur. Tiga rumah mengalami rusak berat dan satu unit rusak ringan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Agam Muhammad Lutfi saat dihubungi mengatakan, ada lima KK yang terdampak banjir tersebut. Masing-masing adalah Rizal Tanjung (42), Nora (30), Win (54), Pit (30) dan Ernida.

“Ketinggian air lebih kurang 1,5 meter. Selain memasuki rumah warga, banjir bercampur lumpur juga merendam lapangan voli dan menutupi akses jalan sepanjang 100 meter dengan ketinggian lebih kurang 50 cm sampai 1,5 meter,” katanya.

Banjir juga merusak sebuah bangunan Taman Kanak kanak dan musala. Pagi ini banjir sudah surut dan masyarakat bersama aparat pemerintah berupaya membersihkan fasilitas yang terdampak. BPBD Kabupaten Agam juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan nagari dalam pendataan selanjutnya.

Banjir di Pasaman

Tak hanya di Agam dan Bukittinggi, bencana banjir juga melanda Kampung Padang Alai, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman, Kamis (19/12/2019) malam. Akibatnya, akses jalan nasional lintas Sumatera ruas Panti-Lubuksikaping tak bisa dilewati kenderaan jenis apapun malam tadi.

Dilansir dari harianhaluan.com, belasan kenderaan bermotor dari kedua arah terjebak kemacetan panjang.

Kepala BPBD Kabupaten Pasaman, Ricky Riswandi mengatakan, tim reaksi cepat BPBD setempat sudah diterjunkan ke lokasi. Pihaknya, kata dia, juga sudah berkoordinasi dengan pihak PUTR untuk menurunkan alat berat.

“Tim sudah turun ke lokasi. Ini menunggu laporan dari lapangan. Kita juga sudah langsung koordinasi dengan Dinas PUTR,” katanya.

Penulis: Melda Riani