Batasin Fadli Zon dan Arief Puyuono, Gerindra Tunjuk Lima Jubirsus?
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang juga Menteri Pertahanan (Foto: Bisnis.com)

JAKARTA, HALUAN.CO - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menunjuk lima juru bicara khusus (Jubirsus) partai, menggantikan Dahnil Anzar Simanjuntak yang telah ditunjuk sebagai Staf Khusus atau Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subainto. 

Menteri Pertahanan Presiden Jokowi periode kedua ini menugaskan Ahmad Muzani, Sufmi Dasco Ahmad, Sugiono, Habiburokhman dan Ahmad Riza Patria.

"Untuk memudahkan rekan-rekan media mendapatkan informasi sikap resmi partai Gerindra maka Pak Prabowo telah menunjuk juru bicara," kata Juru Bicara Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangan tertulis, Jumat (6/12/2019).

Wakil Ketua Umum Gerindra itu juga mengatakan bahwa penunjukan Jubir ini akan dievaluasi secara berkala oleh Prabowo. Jumlah juru bicara nantinya bisa berkurang atau bertambah bahkab berubah jika diperlukan.

Dasco mengatakan, penunjukan juru bicara itu juga dilakukan agar kader-kader partai Gerindra tetap fokus bekerja di bidang masing-masing guna memastikan suksesnya program-program kerakyatan. Hal itu, dia melanjutkan, menyusul posisi partai sebagai salah satu partai pendukung pemerintah.

Sebelumnya, Prabowo Subianto juga mengangkat Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai juru bicara pribadinya. Namun Dahnil kini mengikuti dan telah menjadi staf khusus Prabowo di Kementerian Pertahanan.

Diantara nama-nama yang diangkat Prabowo sebagai Jubirsus, tidak ada nama Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon dan Wakil Ketua Umum Arief Poyuono.

Selama ini baik Fadli dan Arief kerap memberikan komentar-komentar yang bernada menyerang pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma'ruf Amin.

Padahal dua kader Gerindra menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju, yakni Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Menteri Pertahanan, serta Wakil Ketua Partai Gerindra Edhi Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.

Selain komentar-komentar miring mengenai Presiden Jokowi, baik Fadli Zon dan Arief Puyuono juga kerap mengirim rilis kepada para wartawan yang berisi kritik keras terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi-Ma'ruf.

Bahkan Fadli Zon kerap memberikan komentar dan kritik yang tidak terkait dengan tupoksinya sebagai Ketua BKSAP DPR RI. Sementara terkait Arief Poyuono, Gerindra pernah menyampaikan bahwa wakil ketua umum partai itu tidak mewakili suara Gerindra.

Selain memberikan komentar mengatasnamakan Gerindra, Arief Puyuono juga mengatasnamakan Federasi Serikat Pekerja (FSP) BUMN Bersatu. Dalam setiap rilisnya, Arief mengaku sebagai Ketua Umum FSP BUMN Bersatu.

Partai pimpinan Prabowo Subianto itu juga mengingatkan wartawan agar meminta pernyataan terkait isu terkini kepada tokoh Gerindra yang lain, selain Arief Poyuono.