Bayi Meninggal Tersedak Pisang di Jakbar, Begini Pengakuan Sang Ibu

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi bayi. (FOTO: Pixabay)

-

AA

+

Bayi Meninggal Tersedak Pisang di Jakbar, Begini Pengakuan Sang Ibu

Megapolitan | Jakarta

Selasa, 10 Desember 2019 09:55 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Seorang bayi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, meninggal dunia karena tersedak pisang. Menurut Kapolsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Ajun Komisaris Polisi Erick Sitepu, bayi yang baru berusia 40 hari itu meninggal lantaran disuapi pisang oleh ibunya, Yuni Sari (27).

Informasi itu didapatkan Erick setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Yuni Sari. Menurut Erick, Yuni mengaku tidak tahu bila bayi tersebut belum boleh memakan makanan apapun selain air susu ibu (ASI).

"Bayi 40 hari sama ibunya dicoba dikasih makan pisang, dia (ibunya) enggak tahu kalau umur 40 hari itu, bayi pencernaannya belum boleh makan selain ASI. Akibat ketidaktahuan itu, akhirnya bayinya meninggal," kata Erick dilansir dari Antara, Senin (9/12/2019) malam.

Bayi AH yang merupakan salah satu anak kembar dari pasangan Yuni Sari dan Husaeni (34). AH meninggal pada Minggu (8/12/2019) dini hari saat dilarikan ke Puskemas Kebon Jeruk.

Berdasarkan hasil visum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), penyebab kematian korban lantaran ada potongan pisang yang menyangkut di pernafasan korban.

Erick mengatakan, polisi tak menemukan bekas luka maupun kekerasan pada tubuh bayi AH.

"Sudah visum di dokter, di korban kami enggak temukan luka atau bekas kekerasan. Jadi memang murni karena ketidaktahuan ibunya itu," ujar Erick.

Lantaran murni kelalaian dan tak menemukan adanya bekas kekerasan di tubuh korban, maka polisi tidak menahan Yuni atas meninggalnya sang anak.

Bayi AH sendiri telah dimakamkan di TPU kawasan Kedoya Utara, Kebon Jeruk, usai divisum di RSCM untuk memastikan penyebab kematiannya.


0 Komentar