BMKG Ralat Magnitudo Gempa Sesar Palu Koro
Gempa bumi dengan pusat di daratan sesar Palu Koro (Ilustrasi: Twitter)

JAKARTA, HALUAN.CO - Gempa bumi terjadi di sesar Palu Koro, Palu, Sulawesi Tengah, Rabu (8/4/2020), pukul 10.32 WIB. Sampai saat ini belum diketahui kerusakan dan jumlah korban. Gempa tidak berdampak tsunami karena di daratan.

Apa yang terjadi: Gempa bumi terjadi di sasar Palu Koro dan pusat gempa tak jauh dari Kota Sigi. Gempa terjadi didarat dan termasuk jenis gempa dangkal.

Kekuatan gempa: BMKG sempat menginformasikan kekuatan gempa bermagnitudo 5,1 namun belakangan diralat menjadi 4,5.

Apa katanya: "Episenter terletak pada jarak 37 km arah Selatan Kota Sigi Biromaru dengan kedalaman 10 km. Gempa ini dipicu aktivitas Sesar Palu Koro," kata staf BMKG, Daryono.

Sekilas tentang Sesar Palu Koro: Gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitude pernah mengguncang Palu dan menyebabkan tsunami serta likuifaksi (pencairan tanah) pada tahun 2018.

  • Korban akibat tsunami dan likuifaksi yang tercatat BNPB sekira 2.113 orang meninggal dunia dan 1.309 orang hilang baik terbawa arus stunami dan tertimbun bubur tanah.
  • Sesar Palu Koro merupakan patahan yang membelah Sulawesi menjadi dua, dimulai dari batas perairan Laut Sulawesi dengan Selat Makassar hingga ke Teluk Bone.
  • Sesar ini dikatakan sangat aktif hingga pergerakannya mencapai 35 sampai 44 milimeter per tahun.

Informasi lain: Almarhum Kepala Humas dan Data BNPB Sutopo Purwo Nugroho sempat mengatakan, Kota Palu berkembang di atas sesar Palu Koro.

"Sesar Palu Koro merupakan patahan dengan pergerakan terbesar kedua di indonesia, setelah patahan Yapen, Kepulauan Yapen, Papua Barat, dengan pergerakan mencapai 46 milimeter per tahun" ujar Sutopo seperti dikutip dari CNN Indonesia.


0 Komentar