BNN Jambi Gagalkan Penyeludupan 5 Kg Sabu dari Batam, Tiga Orang Jadi Tersangka
Ilusrasi sabu (Foto: Istimewa)

JAMBI, HALUAN.CO - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi kembali menggagalkan penyelundupan 5 kg narkotika jenis sabu, pada Kamis malam (12/12/2019) lalu.

Kepala BNNP Jambi, Brigjen Pol Heru Pranoto mengatakan, pengungkapan berawal dari laporan masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkotika dari Batam-Kepri, ke Kuala Tungkal, Jambi. Naka personil pemberantasan BNNP segera melakukan penyelidikan.

"Sekira pukul 19.40 personil pemberantasan mendapati mobil dengan ciri-ciri sesuai dengan laporan tersebut dan langsung melakukan penghadangan di jalan lintas KM 35 dibantu oleh personil ditlantas Polda Jambi,” ujarnya, Jumat (13/12/2019) seperti dilansir Haluanjambi.co (Haluan Media Grup).

Setelah berhasil diamankan kendaraan yang digunakan pelaku, kemudian BNNP mengamankan pelaku dan melakukan penggeledahan ditemukan narkotika jenis sabu sebanyak 5 paket besar yang disimpan di dalam dinding pintu tengah mobil pelaku.

“Barang bukti dibawa ke BNNP guna dilakukan pengembangan lebih lanjut,” kata dia.

Dijelaskannya, dalam penangkapan ini ada 3 orang yang ditetapkan tersangka. Yaitu, Ridho, Rayson Chaniago dan Yurlaini. Mereka ditangkap di Jalan Lintas Kuala Tungkal Jambi KM 35, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, sekitar pukul 19.40 WIB.

“Pelaku berperan sebagai kurir. Modusnya diperintahkan untuk mengantar narkotika jenis sabu tersebut dari Batam ke provinsi Sumbar,” terangnya.

Saat itu, Rayson Chaniago berperan sebagai sopir dan Yurlaini membawa seorang anak yang bernama Rafka. Anak ini sengaja dibawa agar perjalanan Ridho terlihat seperti sebuah keluarga yang sedang berpergian.

“Dari tersangka menawarkan tumpangan lagi kepada seorang ibu dan anaknya saat berada di dalam kapal, agar lebih meyakinkan dan terlihat seperti sebuah keluarga yang sedang berpergian,” jelasnya.

Kabid Pemberantasan BNNP Jambi, AKBP Agus Setiawan menambahkan, dari penghadangan satu unit kendaraan roda empat jenis Avanza warna putih Nopol BA 1158 AO, pihaknya mengamankan 6 orang 3 diantaranya ditetapkan sebagai pelaku.

“Memang kendaraan sudah seminggu yang lalu kita lakukan pemantauan, dan jaringan ini adalah jaringan lintas provinsi, tidak menutup kemungkinan yang jambi juga ada,” ungkapnya.

Menurutnya, ini salah satu catatan bagi BNNP Jambi bahwa wilayah tersebut merupakan lintasan dan begitu gampangnya barang haram melintas di daerah ini.

“Itulah salah satu faktor kenapa di daerah kita ini mempunyai ranking yang cukup tinggi dalam penggunaannya,” tegasnya.

Akibat perbuatannya, pelaku diduga melanggar pasal penyalahgunaan narkotika dan peredaran gelap narkotika golongan 1 sebagaimana dimaksud dalam pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Penulis: Budi Harto