Bukannya Turunkan Harga BBM, Pertamina Malah Sewa Tanker Simpan Bahan Bakar di Laut

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilustrasi SPBU. (Foto: Haluan/Fajar AM)

-

AA

+

Bukannya Turunkan Harga BBM, Pertamina Malah Sewa Tanker Simpan Bahan Bakar di Laut

Bisnis & Finance | Jakarta

Senin, 27 April 2020 11:06 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Indonesia disebut-sebut sedang menyea kapal tanker untuk menyimpan bahan bakar olahan di laut. Hal itu, karena Indonesia berupaya mengambil keuntungan dari jatuhnya harga minyak dunia seperti bensin dan solar.

Mengapa ini penting: Anjloknya harga minyak dunia, berimbas pada penurunan harga bahan bakar di sejumlah negara, termasuk Malaysia. Sementara Indonesia, harga BBM tidak turun.

Konteks: BBM non subsidi di Indonesia mengikuti mekanisme pasar. Jika harga minyak dunia naik, maka BBM ikut naik, begitu pun sebaliknya, bila harganya anjlok, seharusnya BBM otomatis turun.

Pertamina manfaatkan momentum:

• Dilaporkan The Star, PT Pertamina untuk sementara telah mencarter setidaknya tiga tanker jarak jauh untuk menyimpan bahan bakar bersih.

• Langkah ini dilakukan ketika Indonesia, salah satu importir bahan bakar olahan terbesar di Asia, menimbang realtivitas manfaat dari memproses minyak mentahnya sendiri atau mengimpor bahan bakar.

• Kapal dipesan sejak akhir April dan awal Mei minimal selama enam bulan dengan opsi tambahan untuk digunakan sebagai penyimpanan di dekat Singapura atau Sungai Linggi Malaysia.

• Indonesia saat ini menambah bahan bakar yang diproduksi di dalam negeri dengan impor.

• Indonesia dan Australia adalah salah satu importir bahan bakar terbesar di Asia yang memiliki kapasitas pemrosesan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik.

• Analis senior di perusahaan Vortexa Ltd, berbasis di Singapura, Serena Huang mengungkapkan, alasan Pertamina menyimpan bahan bakar yakni untuk tujuan strategis, mengambil keuntungan dari harga bensin dan solar yang rendah, lalu untuk persediaan penggunaan di masa mendatang.

• Pertamian juga mempersiapkan pemeliharaan kilang.

Pemerintah Diminta Segera Turunkan Harga BBM, Bukan Malah Keruk Keuntungan

Kapasitas penyimpanan tanker:

• Menurut pembuat kapal dan data yang dikumpulkan oleh Bloomberg, perusahaan minyak dan gas mencarter SCF Prudencia, BW Zambesi dan Nordvenus.

• Kapal masing-masing memiliki kapasitas 500.000 barel.

• Pertamina, yang mengelola impor bahan bakar Indonesia serta ekspor minyak mentah, juga telah mengupayakan kapal untuk menyimpan minyak mentah dalam basis waktu yang telah ditentukan.

• Menurut dokumen tender yang dilihat oleh Bloomberg, dilalansir The Star, Indonesia sedang mencari tanker Aframax dengan kapasitas sekitar 650.000 barel untuk penyimpanan "mengambang" dengan kemampuan transfer antar-kapal.

• Pengiriman kapal tanker, yang dapat membawa minyak mentah atau bahan bakar minyak, dari 20-30 Mei, dengan penutupan tender 20 April.

• Pertamina juga telah mengeluarkan penawaran langka untuk kadar minyak mentah lokal seperti Duri serta Sahara Blend Aljazair, yang diimpor perusahaan melalui kontrak jangka panjang.


0 Komentar