Bunuh Jenderal Soleimani, Noam Chomsky Sebut AS Sudah Langgar Hukum Internasional

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Ilmuwan politik terkemuka, Noam Chomsky. (Foto: Rawstory)

JAKARTA, HALUAN.CO -Ilmuwan politik terkemuka Noam Chomsky angkat bicara terkait pembunuhan terhadap Jenderal top Iran Qassem Soleimani oleh militer Amerika Serikat (AS) di Irak.

Menurut Chomsky, tindakan AS itu merupakan contoh aksi terorisme internasional. Dan, tindakan juga AS telah melanggar hukum internasional.

"Hukum internasional jelas berlaku dalam hal ini. Hukum melarang ancaman atau penggunaan kekerasan dalam urusan internasional, dengan pengecualian sempit yang jelas-jelas tidak berlaku di sini (dalam kasus pembunuhan Soleimani),” kata Chomsky, dilansir presstv, Rabu (15/1/2020).

Capres AS: Warga AS Tolong Ingatkan Trump, Kita Tak Akan Berperang

Chomsky juga tidak melihat adanya tanda-tanda bahwa dominasi militer AS di Asia Barat akan berkurang dalam beberapa bulan mendatang.

Kendati demikian, analis geo-politik terkemuka ini mengakui bahwa keadaan sangat sulit diprediksi tergantung pada perkembangan mendatang.

"Semua tidak dapat diprediksi. Tergantung bagaimana perkembangannya,” ucap ilmuan berusia 91 tahun itu.

Selain itu, Chomsky beranggapan bahwa dominasi kekuatan militer Amerika di wilayah ini sekarang jauh lebih sedikit dibandingkan pada 2003.

Bunuh Soleimani, Kedubes Iran di Indonesia Sebut AS Biadab!

0 Komentar