Buruh di Klaten Mengaku TNI untuk Incar Janda, Begini Modusnya
Ilustrasi tentara sedang latihan fisik. (Foto: Net)

BANTUL, HALUAN.CO - Seorang buruh di Kabupaten Klaten, Sukamdi alias Andi Saputro (45) mengaku sebagai anggota TNI untuk mengelabuhi janda. Padahal, dia hanya seorang residivis yang berprofesi sebagai buruh bangunan.

Kasat Reskrim Polres Bantul, AKP Rico Sanjaya mengatakan, pelaku ini cukup lihat memperdayai para korban. Dalam rentang waktu sembilan bulan dia telah menipu empat orang janda.

"Dua hari sebelum diamankan, dia menikahi siri janda yang tinggal di Jalan Wates," kata Rico seperti dilansir iNews.id, Selasa (21/1/2020).

Dalam aksinya pelaku selalu mengelabuhi korban dengan membekali pakaian dinas TNI dan kartu tanda anggota (KTA) palsu. Bahkan Sukamdi juga mencetak surat pengangkatan anggota TNI untuk menipu korbannya.

Para korban pada awalnya tidak merasakan curiga. Mereka percaya pelaku merupakan anggota TNI. Bahkan mereka rela menyerahkan uang hingga diajak berhubungan badan.

"Para korban tidak hanya diminta uang, tetapi juga diajak berhubungan badan," ucapnya.



Ternyata Sukamdi memang menyasar janda sebagai korbannya. Alasannya, karena perempuan yang berstatus janda lebih mudah dibujuk.

"Mereka (janda) lebih mudah dibujuk," ujar Sukamdi.

Dari hasil pemeriksaan, pelaku juga seorang residivis. Dia pernah dipidana dalam kasus yang sama di Polres Sleman selama dua tahun penjara. Pelaku baru bebas dari tahanan pada Maret 2019.

Namun pada 18 Januari 2020, dia kembali diamankan petugas Polres Bantul bersama dengan Kodim Bantul, karena melakukan penipuan dengan modus yang sama. Sukamdi mengaku sebagai anggota TNI agar bisa menggoda janda berduit.