Bus Sriwijaya Masuk Jurang, Korban Meninggal Menjadi 27 Orang
Tim SAR gabungan masih menyisir aliran Sungai Lematang. (Foto: Antara)

PAGARALAM, HALUAN.CO - Korban meninggal dunia akibat kecelakaan bus Sriwijaya yang terjun dari Liku Lematang Jalan Lintas Pagaralam - Lahat bertambah menjadi 27 orang yang semula diberitakan 24 orang.

Sedangkan korban yang selamat tetap 13 orang, sehingga total korban selamat dan meninggal menjadi 40 orang.

Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Palembang, Benteng Telau seperti dilansir Antara, Selasa (24/12/2019) menyebutkan, dari 27 korban yang meninggal, 25 orang sudah teridentifikasi.


Berikut data 25 orang korban meninggal sudah teridentifikasi yang jenazahnya ada di RS Besemah Pagaralam:

1. Kelvin Andeka (16) laki-laki, alamat Desa Kepahiyang Bengkulu.

2. Fadhil (10) laki-laki, alamat Desa Maryo Mulyo, Pondok Kota Bengkulu Tengah.

3. Feri Efrizal (34) laki-laki, alamat Perumahan Yasea Damai A1 Nomor 1 Sako Kenten Palembang.

4. Ulul, perempuan, alamat Perajen Kecamatan Banyuasin I, Sumsel.

5. Ayu Intan (9) perempuan, alamat Traman Jaya Muko-muko Bengkulu.

6. Efran Fadhil Akbar, laki-laki, alamat Kepahiyang Bengkulu.

7. M. Ikbal Prabowo, laki-laki, alamat Perajen Kecamatan Banyuasin I, Sumsel.

8. Metriani Andeka, laki-laki, alamat Kepahiyang Bengkulu.

9. Ali Jaya (53) laki-laki, alamat Jalan Gandaria, Bengkulu.

10. Ilyas (69) laki-laki, alamat Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, Sumsel.

11. Jimmy Yuda Sanjaya, laki-laki alamat Empat Lawang, Sumsel.

12. Warsono (62) laki-laki, alamat Jalan Sabar Jaya, Banyuasin, Sumsel.

13. Imron (59) laki-laki, alamat Jalan Enggano, Kelurahan Pasar Bengkulu.

14. Rosita (50) perempuan, alamat Jalan Sriwijaya.

15. Feri (48) laki-laki, alamat Belakang Pondok Kecamatan Batu Samban, Bengkulu.

16. Yasiroh, perempuan, alamat belum diketahui.

17. Farel (anak-anak) laki-laki, alamat belum diketahui.

18. Riski Saputra (16) laki-laki, alamat Kabupaten Muara Enim, Sumsel.

19. Sonia (17) perempuan, alamat Kabupaten Muara Enim.

20. Okti Karuswiati (35) perempuan, Jalan Kuala Lempuing Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu.

21. Rahmat Hidayat, laki-laki, alamat Desa Air Kelinsar Kecamatan Ulu Musi, Kabupaten Empat Lawang, Sumsel.

22. Nanik, perempuan, Desa Air Kelinsar Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang, Sumsel.

23. Melia Saparia, perempuan, alamat Palembang (pesantren)

24. Dwi Sunaryo (56) laki-laki, alamat Bengkulu Tengah.

25. Rayhan Ghani (3) laki-laki, alamat Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang, Sumsel.

Sementara 13 korban selamat yakni:

1. Basarudin (43) alamat Desa Semarang Kecamatan Tanjung Serut, Kota Bengkulu.

2. Hepriadi (31) alamat Desa Salak Tiga Kecamatan Panorama Kota Bengkulu.

3. Hasanah (52) alamat Tanjung Suko Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan ilir, Sumsel.

4. Sukiyem (43) alamat Desa Lubuk Selandak Kecamatan Terambang Jaya Kota Prabumulih.

5. Aisyah Awaliah Putri (9) alamat Jalan Salak Kota Bengkulu.

6. Ariri (14) alamat Desa Perajin Kabupaten Banyuasin.

7. Lukman (43) alamat Jalan Budi Utomo Kelurahan Sungai Hitam Kecamatan Muara Bangka Hulu Kota Bengkulu.

8. Aldi (18) alamat Desa Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumsel.

9. Riduan (44) alamat Desa Kinono Sari Kelurahan Banjar Sari Kabupaten Enggano Bengkulu Utara.

10. Darusalam (35) alamat Desa Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel.

11. Riki (25) alamat Desa Kemang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.

12. Haris Krisyanto (19) alamat Desa Alas Bangun Kecamatan Pinang Raya Bengkulu Utara.

13. Khadijah (68) alamat Perumnas Baru Blok A2 Kabupaten Bengkulu.

Sementara itu dilaporkan, Tim SAR gabungan masih menyisir aliran Sungai Lematang hingga radius 500 meter, kontur sungai yang berbatu cukup menyulitkan para petugas, kendati demikian tim juga dibantu masyarakat setempat yang sudah mengenali medan area evakuasi.

Sebelumnya bus Sriwijaya Jenis Mitsubishi Fuso Plat No Polisi BD 7031 AU rute Bengkulu - Palembang masuk ke jurang di Liku Lematang Jalan Lintas Pagaralam - Lahat KM 9 Desa Plang Kenidai Desa Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam pada Senin malam pukul 23.15 WIB.

Bus terjun ke jurang sedalam 150 meter dan kecebur ke sungai di dasar jurang.