Cegah Penyebaran Corona, Pemerintah Diminta Liburkan Buruh

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni. (Foto: Ist)

JAKARTA, HALUAN.CO - Anggota Komisi IX DPR RI Obon Tabroni meminta pemerintah untuk meliburkan pekerja atau buruh dalam upayan menimalisir penyebaran virus corona atau Covid-19.

"Dalam mencegah penyebaran ini, perusahaan yang bukan strategis diliburkan, tapi gaji buruhnya harud tetap dibayarkan," kata Obon, Rabu (25/3/2020).

Meliburkan buruh itu menurut dia sesuai dengan imbauan pemerintah agar masyarakat untuk sementara waktu ini tidak berkumpul di satu tempat.

"Imbauan untuk berkumpul tidak akan efektif kalau tidak disertai dengan kebijakan yang lebih konkret. Misalnya dengan meliburkan pekerja dengan tetap membayar upah atau melakukan lockdown," kata Obon.

Menurutnya, sepanjang pabrik masih beroperasi, kerumunan orang akan sulit dihindari. Karena setiap hari para buruh masih harus berdesakan di angkutan umum, bus jemputan, dan bekerja di lokasi yang sama.

Menurut Wakil Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini, setiap hari masyarakat yang positif Covid-19 terus bertambah. Sehingga meliburkan pekerja menjadi pilihan yang patut dipertimbangkan.

"Jangan sampai terlambat. Jangan menunggu korban lebih banyak lagi, baru kemudian memutuskan untuk meliburkan perusahaan," tegasnya.

Buruh kata dia juga harus disiplin. Kalau nanti diliburkan dan memang tidak bekerja, harus berdiam diri di rumah.

Pedoman Tenaga Medis dan Masyarakat Hadapi Penanganan Covid-19

Tidak kalah penting, lanjut Obon Tabroni, di masa sulit akibat pandemi Covid-19 ini pemerintah harus memberikan insentif untuk masyarakat.

Terutama untuk menjamin kebutuhan pokok mereka terpenuhi. Apalagi di masa social distancing ini, banyak yang tidak bisa bekerja sehingga tidak lagi memiliki penghasilan.


0 Komentar