Corona Lagi! Sony dan Amazon Batal Pamer di Ajang MWC 2020

Dark Mode

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Amazon dan Sony memilih batal hadir pada acara MWC 2020 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol. (Foto: Insiders)

-

AA

+

Corona Lagi! Sony dan Amazon Batal Pamer di Ajang MWC 2020

Teknologi | Jakarta

Selasa, 11 Februari 2020 16:27 WIB


JAKARTA, HALUAN.CO - Dampak buruk virus corona belum usai. Kali ini, dalam ajang pameran teknologi Mobile World Congress (MWC) 2020. Perusahaan elektronik asal Jepang, Sony, dan perusahaan teknologi asal AS, Amazon, memilih batal hadir pada acara yang berlangsung di Barcelona, Spanyol tersebut.

"Karena kami mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pelanggan, mitra, media, dan karyawan kami, kami telah mengambil keputusan sulit untuk menarik diri dari pameran dan berpartisipasi di MWC 2020 di Barcelona, ​​Spanyol,” kata Sony dalam pernyataan tertulis di situs resminya, dilansir Antara.

Namun, Sony tetap berencana melakukan konferensi pers untuk mengumumkan produk terbaru, yang dilakukan secara online lewat siaran langsung di saluran Youtube resmi Xperia.

“Konferensi pers Sony akan berlangsung pada waktu yang dijadwalkan 8:30 pagi (CET) pada 24 Februari 2020, lewat video melalui saluran YouTube Xperia resmi kami untuk berbagi berita produk menarik kami,” ujar Sony.

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan yang diemail kepada TechCrunch, kemarin 10 Februari 2020, juru bicara Amazon mengatakan “karena wabah dan kekhawatiran yang terus menerus terhadap virus corona, Amazon akan menarik diri dari pameran dan partisipasi dalam Mobile World Congress, yang dijadwalkan 24-27 Februari di Barcelona, Spanyol.”

WhatsApp Mode Gelap Mulai Sapa Pengguna iOS

Sebelumnya, sejumlah perusahaan teknologi lainnya juga telah membatalkan rencana untuk berpartisipasi dalam MWC 2020 karena wabah virus corona, yakni LG, Nvidia dan Ericsson. Sementara, Samsung mengurangi jumlah eksekutif yang berpartisipasi dalam pameran tahunan tersebut.

Penyelenggara MWC 2020, GSMA, baru-baru ini mengeluarkan pernyataan terbaru mengenai tindakan pencegahan yang diambil, termasuk larangan pengunjung dari provinsi Hubei, China tempat wabah virus corona diyakini dimulai.

Penulis: Sutrisno Z


0 Komentar