Covidiot, Apaan tuh?

More From Our Network

rowtvriaumandiriwartaekonomiteknologiId
Covidiot banyak menggejala di masyarakat (Ilustrasi: Haluan.co)

JAKARTA, HALUAN.CO - Belakangan ini muncul istilah Covidiot. Sebuah istilah untuk merujuk kepada orang atau sekelompok masyarakat yang berperilaku 'aneh' menyikapi mewabahnya virus corona baru (COVID-19).

Seperti disitat dari laman Urbandictionary.com, istilah ini ditujukan untuk menyebut seorang yang egois dan keras kepala, cenderung untuk tidak mengindahkan aturan, untuk mencegah penyebaran COVID-19.

Istilah ini juga disematkan kepada mereka yang melakukan panic buying dan menimbun bahan makanan atau masker yang jelas-jelas merugikan orang lain. Bahkan tenaga medis pun sampai kelimpungan kekurangan masker.

View this post on Instagram

Covidiot isitilah yang belakangan marak di media sosial, ditengah munculnya wabah COVID-19. . Pada situs Urbandictionary.com, istilah ini ditujukan untuk menyebut seorang yang egois dan keras kepala, cenderung untuk tidak mengindahkan aturan, untuk mencegah penyebaran COVID-19. . Namun, juga di sematkan untuk mereka yang melakukan panic buying dan menimbun bahan makanan yang jelas saja akan merugikan orang lain. . Follow @haluandotco | @haluantv | @totalpolitikcom | @teknologi_id | @row.id | @neuronchannel | @hipotesamedia . . #haluanmediagroup #haluandotco #haluan #beritahariini #beritanasional #viral #trending #heboh #coronavirus #waspadacorona #dirumahaja #haluanupdatecorona #janganpanikhadapicorona #bersatucekalcorona #covidiot #panicbuying

A post shared by Haluan Media (@haluandotco) on

Untuk sekadar contoh ramai menjadi pergunjingan massal setelah akum @Lambe_Turah yang kesohor itu mengunggah video ketika dua orang yang berbelanja di sebuah supermarket di Jakarta Selatan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Dalam video tersebut tampak dua orang satu keluarga itu mengenakan baju hazmat plus masker dan sarung tangan sembari membawa troli belanja. Tidak hanya menjadi tontonan menarik nan unik tetapi jadi pembicaraan dan cibiran sinis warganet.


0 Komentar